jatimnow.com - Ratusan drum aspal bantuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Tulungagung belum dimanfaatkan untuk perbaikan jalan. Padahal bantuan tersebut hampir setahun diserahkan. Saat ini aspal tersebut mangkrak di UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.
Kepala Dinas PUPR Tulungagung Erwin Novianto, membenarkan belum terpakainya aspal bantuan gubernur tersebut. Total terdapat 250 drum aspal bantuan yang belum digunakan. Pihaknya mengaku pemanfaatan drum aspal itu masih terkendala material tambahan yang dibutuhkan.
Baca juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak
"Kalau yang di PU itu nanti nunggu material pendampingnya. Yang dibantu dari provinsi hanya aspal saja. Padahal material yang dibutuhkan nanti perlu pasir, koral, tenaga juga," ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Erwin memastikan akan memanfaatkan aspal senilai Rp450 juta tersebut. Namun hanya untuk melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan dan membahayakan pengguna jalan. Pasokan aspal cair itu tidak digunakan untuk pembangunan peningkatan jalan.
"Nanti kalau sudah ada anggaran pendampingnya akan kami manfaatkan untuk perbaikan jalan," jelasnya.
Baca juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah
Dinas PUPR Tulungagung juga akan berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah desa yang ingin memanfaatkan bantuan aspal di tingkat desa. Meskipun merupakan hibah, penggunaan aspal tersebut tetap harus dipertanggungjawabkan secara administratif.
"Kalau di desa nanti juga harus ada proposal kepada Bupati, kemudian harus ada kesanggupan dari desa bisa untuk melaporkan secara administratif. Jadi nanti untuk apa, lokasi mana, bisa dipertanggungjawabkan secara administratif," pungkasnya.
Baca juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh
Editor : Bramanta