jatimnow.com – Aktivitas panen singkong di area perkebunan Dusun Plalangan, Desa Tegal Waru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember mendadak gempar. Pemilik kebun, Nur Ajib, secara tak terduga menemukan kerangka dan tengkorak manusia pada Selasa (9/6/2026) pagi.
Kerangka tersebut ditemukan berserakan di dekat salah satu pohon. Bagian tengkorak kepala terpisah beberapa meter dari tulang kaki dan tangan, namun masih membalutkan pakaian berwarna hitam yang utuh.
Baca juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP
Setelah dilakukan identifikasi oleh kepolisian dan Tim Inafis Polres Jember, identitas kerangka tersebut akhirnya terkuak. Korban merupakan HB (37), warga Dusun Plalangan yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak satu setengah bulan lalu.
Kapolsek Mayang, AKP Dian Eko Timuriyono, membenarkan bahwa identitas korban dipastikan dari pengenalan ciri-ciri pakaian yang dikenakan.
"Keluarga juga telah menyatakan dan memastikan bahwa kerangka tersebut adalah anggota keluarganya yang selama ini hilang," ujar AKP Dian Eko, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, tidak ditemukan indikasi kekerasan pada sisa-sisa jasad korban. Keluarga mengungkapkan bahwa sebelum hilang, korban mengalami depresi berat dan memilih pergi dari rumah usai bercerai atau ditinggalkan oleh istrinya.
Baca juga: Sakit Hati Sering Diejek, Pria di Jember Tega Habisi Teman Sendiri
"Pihak keluarga sekitar satu setengah bulan lalu sempat melaporkan kehilangan. Kami bersama perangkat desa dan warga juga sudah berupaya mencari keberadaan korban saat itu," jelas Dian Eko.
Pihak kepolisian menduga kuat korban meninggal dunia akibat sakit saat menyendiri di area perkebunan tersebut dalam kondisi depresi.
Penemuan nahas ini pertama kali bermula saat pekerja sedang memanen singkong di kebun milik Nur Ajib sekitar pukul 06.00 WIB.
Baca juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember
Kepala Dusun Plalangan, Handoso, menceritakan bahwa warga yang menemukan kerangka itu langsung lari ketakutan untuk melaporkan kejadian tersebut.
"Tadi ada orang cabut (panen) singkong, dia nemu mayat (tengkorak) dan lari ke rumah, laporan ke saya," kata Handoso.
Mendapat laporan dari warganya, Handoso segera meneruskan informasi tersebut ke Polsek Mayang, yang kemudian ditindaklanjuti dengan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh aparat kepolisian dan Tim Inafis Polres Jember.
Editor : Dadang Kurnia