Kabar Duka, Jemaah Haji Asal Probolinggo Wafat Usai Perawatan Intensif

Reporter : Dadang Kurnia
Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Surabaya. (Foto: PPIH Embarkasi Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Suasana duka menyelimuti keberangkatan musim haji tahun 2026 di Kabupaten Probolinggo. Salah satu jemaah, Asraf Bin Sudami (65), dilaporkan tutup usia di Tanah Suci setelah sempat berjuang melawan masa kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit di Arab Saudi.

Warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 1 ini, dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 02.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Baca juga: Update Haji 2026: 14 Ribu Jemaah Tiba di Debarkasi Surabaya, 15 Tertahan di Arab

Almarhum, yang merupakan anggota KBIHU NU Barat, sejatinya telah masuk dalam pengawasan medis sejak awal karena kategori risiko tinggi (risti) dengan riwayat penyakit diabetes dan kolesterol.

Plh. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, H. Ervin Syarif Arifin, mengungkapkan bahwa gangguan kesehatan mulai dirasakan almarhum sejak 11 Mei lalu.

"Berdasarkan laporan Indonesia Medical Mission, almarhum sempat mengeluhkan sesak napas dan demam tinggi. Kondisinya menurun hingga terjadi penurunan kesadaran, yang kemudian mengharuskan dokter merujuk beliau ke Rumah Sakit King Abdul Aziz," terang Ervin saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).

Kondisi Asraf kian kritis pada 12 Mei hingga tim medis memutuskan pemasangan alat bantu napas (ventilator) akibat gagal napas akut. Namun, takdir berkata lain, setelah dua hari dalam perawatan intensif, nyawanya tidak tertolong.

Meski didera sakit di tengah rangkaian ibadah, almarhum diketahui telah menuntaskan kewajiban utamanya sebagai tamu Allah.

Baca juga: Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

"Almarhum sudah melaksanakan umrah wajib satu kali, sekitar tujuh hari sebelum wafat. Insya Allah, ibadahnya telah sempurna di mata-Nya," tambah Ervin.

Istri almarhum, yang mendampingi sepanjang perjalanan ibadah tersebut, berkesempatan memberikan penghormatan terakhir. Prosesi salat jenazah dilakukan di tempat paling mulia, Masjidil Haram, Makkah, setelah seluruh administrasi di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) rampung.

Terkait kelanjutan ibadah almarhum, PPIH Arab Saudi dipastikan akan mengambil alih melalui program badal haji.

Baca juga: Resmi Berakhir, 44 Ribu Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Sukses Diterbangkan

"Seluruh hak ibadah almarhum akan dibadalkan oleh petugas. Untuk barang bawaan, baik koper besar maupun kecil, akan tetap diserahkan kepada sang istri untuk dibawa pulang ke tanah air," jelasnya.

Menutup keterangannya, Ervin mewakili instansi menyampaikan bela sungkawa mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan di Kecamatan Bantaran.

Ia berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

Editor : Dadang Kurnia

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru