jatimnow.com – Nasib nahas menimpa Efendi (32), seorang pedagang ayam asal Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Ia dilaporkan tewas seketika usai tertimpa tiang listrik yang mendadak patah saat mengantar pesanan daging ayam kampung untuk para pelanggannya pada Sabtu (9/5/2026).
Peristiwa tragis ini dibenarkan oleh Salim, rekan sesama pedagang ayam yang mengenal dekat korban. Menurutnya, saat kejadian, Efendi sedang dalam perjalanan rutin untuk mendistribusikan puluhan ekor ayam kampung ke sejumlah warung makan.
Baca juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis
"Itu teman saya yang kecelakaan. Itu posisi ngantar ayam ke pelanggan," kata Salim teman korban, Sabtu (9/5/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban melintas di sebuah jalan perkampungan desa menggunakan sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi P 3059 IW. Saat itu, korban tengah membawa muatan pesanan sekitar 20 hingga 30 ekor ayam kampung.
Mengejutkannya, insiden maut ini terjadi di tengah kondisi cuaca yang bersahabat. Warga bersaksi bahwa tidak ada hujan maupun angin kencang di lokasi kejadian sebelum musibah itu terjadi.
Baca juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis
"Dimana tiang dari PLN patah, pas menimpa teman saya dengan sepedanya dan meninggal di tempat. Tidak ada hujan maupun angin. Kemungkinan itu tiangnya kecil," jelasnya.
Salim menuturkan bahwa Efendi sejatinya merupakan warga asli Desa Rowotengu, Kecamatan Sumberbaru. Namun, usai menikah, korban berdomisili di Desa Paleran mengikuti sang istri. Sehari-hari, korban memang dikenal ulet bekerja.
Baca juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember
"Yang diantar itu ayam kampung ke pelangganya. Itu 20 - 30 ayam kampung. Diantar ke warung-warung, karena teman itu pelanggan banyak warungnya," terangnya.
Melihat insiden tersebut, warga sekitar lokasi kejadian langsung berhamburan mendekat untuk memberikan pertolongan. Setelah berhasil dievakuasi dari jepitan tiang listrik yang patah, jasad korban kemudian segera dibawa oleh warga ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat.
Editor : Dadang Kurnia