Enam Trafo Raksasa PLN Mendarat di Tanjung Perak, Segera Dimobilisasi ke Waru

Reporter : Ni'am Kurniawan
Pengangkutan Interbus Transformer (IBT) 500/150 kV untuk megaproyek GISTET 500 kV Waru. (Foto: PLN UIP JBTB for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) mendatangkan 6 unit Interbus Transformer (IBT) 500/150 kV berkapasitas ekstra besar. Komponen vital kelistrikan tersebut kini telah mendarat dengan aman di Pelabuhan Mirah Tanjung Perak, Surabaya.

Keenam trafo raksasa ini disiapkan untuk mempercepat megaproyek Gas Insulated Substation Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Waru. Infrastruktur ini dirancang menjadi tulang punggung untuk menyuplai dan menjamin stabilitas listrik bagi sektor industri, pusat bisnis, hingga jutaan pelanggan di kawasan Surabaya dan sekitarnya.

Baca juga: Genap 61 Tahun, PGN Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional

General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menegaskan bahwa tibanya material ini membuktikan rantai pasokan proyek strategis GISTET Waru berjalan sesuai target.

"GISTET 500 kV Waru adalah salah satu proyek strategis paling kritikal di Jawa Timur. Trafo-trafo raksasa ini adalah jantungnya, yang nantinya akan mengelola aliran daya tinggi 500 kV ke sistem 150 kV untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat," jelas Hendro dalam siaran tertulisnya, Sabtu (11/4/2026).

Mengingat dimensi dan tonase trafo yang sangat masif, proses pemindahan dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju lokasi proyek di Waru tidak bisa dilakukan sembarangan. PLN akan menggunakan kendaraan angkut khusus berukuran raksasa (multi-axle) dan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Imbas Mobilisasi Trafo Raksasa PLN, Lalu Lintas Tol Sumo Bakal Dialihkan

Untuk meminimalisasi kemacetan parah di jalanan Kota Pahlawan, mobilisasi alat berat ini dijadwalkan beroperasi pada jam-jam dengan tingkat kepadatan lalu lintas terendah.

Menyadari besarnya potensi gangguan arus lalu lintas, pihak manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga Surabaya dan sekitarnya.

"Kami memohon maaf yang tulus atas ketidaknyamanan yang muncul akibat mobilisasi alat berat ini di rute Tanjung Perak hingga area Waru. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman saat melintasi jalur distribusi trafo tersebut," imbau Hendro.

Baca juga: PLN Perketat Pengawasan Pembangunan GI 150 kV Bungah

Guna memastikan keamanan perjalanan dan kelancaran pengguna jalan lain, PLN telah merapatkan barisan dengan berbagai pemangku kepentingan. Pengiriman logistik raksasa ini akan dikawal ketat secara berlapis, melibatkan jajaran Polda Jatim, Dinas Perhubungan (Dishub), BBPJN, hingga pihak pengelola jalan tol.

"Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu demi menghadirkan kualitas listrik tanpa kedip bagi warga Surabaya. Dukungan dan kesabaran masyarakat sangat kami hargai demi mewujudkan energi yang andal dan berkelanjutan," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru