jatimnow.com - Petambak di Lamongan tengah menghadapi tekanan berat. Setelah terdampak banjir, mereka kini dihadapkan pada ancaman kerugian besar akibat menurunnya hasil panen dan anjloknya harga ikan di pasaran.
Kondisi ini dirasakan petambak di Kecamatan Glagah, di mana produktivitas tambak mengalami penurunan signifikan. Situasi tersebut semakin diperparah oleh turunnya harga ikan akibat panen raya. Akibatnya, keuntungan petambak nyaris tidak ada, bahkan berpotensi merugi dalam jumlah besar.
Baca juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
“Hampir tidak ada keuntungan. Kalau dihitung, kerugian bisa mencapai 80 sampai 90 persen,” ujar Qomariyah, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, banjir menjadi salah satu penyebab utama. Air yang meluap membuat tambak tergenang dan ikan-ikan lepas keluar meski telah dipasang jaring pengaman.
Selain itu, kelangkaan pupuk turut memperparah kondisi. Padahal, tambak di Lamongan sangat bergantung pada pupuk untuk menyuburkan air dan menumbuhkan plankton sebagai pakan alami ikan.
“Kurangnya pupuk membuat ikan tidak bisa tumbuh besar,” tuturnya.
Baca juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
Petambak lainnya, Khoirul Anwar, menambahkan bahwa ukuran ikan yang kecil semakin menyulitkan petambak karena berdampak langsung pada harga jual.
Ia menyebutkan, harga ikan di pasaran saat ini relatif rendah. Ikan tombro dijual Rp8-10 ribu per kilogram, bandeng Rp10-15 ribu, nila Rp5-15 ribu, bader Rp5-10 ribu, dan udang Rp35-70 ribu per kilogram, tergantung ukuran.
“Kalau ukurannya terlalu kecil, seperti bader dan nila, tidak laku,” ujarnya.
Baca juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG
Dalam kondisi ini, petambak tidak memiliki banyak pilihan selain segera memanen ikan yang tersisa. Hal itu dilakukan karena lahan tambak akan segera dialihkan untuk musim tanam padi.
“Kami terpaksa memanen, apa pun hasilnya, meski ukuran ikan tidak sesuai harapan dan jumlahnya jauh berkurang,” katanya.
Editor : Yanuar D