Gegana Polda Jatim Musnahkan Puluhan Kilogram Bubuk Petasan di Tulungagung

Reporter : Bramanta
Petasan yang dimusnahkan oleh gegana polda jatim. (Foto: Polres Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Unit Gegana Polda Jatim melakukan pemusnahan puluhan kilogram bubuk peledak petasan yang disita dari masyarakat di Tulungagung. Petugas Gegana juga menghancurkan ratusan petasan yang siap ledak. Petasan ini merupakan hasil operasi yang digelar jajaran Polres Tulungagung selama bulan Ramadan.

Kabagops Polres Tulungagung, Kompol Maga Fidri Isdiawan mengatakan proses pemusnahan dilakukan di kawasan Gunung Cemenung, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Baca juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Kami mengundang dari Gegana Brimob Polda Jatim dalam rangka untuk pemusnahan bahan peledak berupa petasan hasil dari tindakan kepolisian kita saat di bulan suci Ramadan. Selama kurang lebih 30 hari dari berbagai Polsek jajaran," ujarnya, Senin (23/3/2026).

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 346 buah petasan berbagai ukuran serta bahan peledak berupa bubuk mesiu seberat 22,15 kilogram. Barang tersebut hasil sitaan Polsek Campurdarat, Tulungagung Kota, Besuki, Ngunut, Bandung, Gondang, Sumbergempol dan Polsek Boyolangu.

"Temuan paling banyak yaitu petasan yang berdiameter sekitar 10 cm dengan tinggi 25 cm. Itu ada sekitar hampir 50 yang diamankan oleh Polsek Sumbergempol," jelasnya.

Proses pemusnahan dilakukan dengan pengaman ketat dari tim penjinak bom. Warga sekitar dilarang mendekat ke lokasi. Petugas terlebih dahulu mengeluarkan bubuk mesiu yang berada di dalam petasan. Selanjutnya diurai dengan puluhan kilogram bahan peledak lain. Tim jibom selanjutnya membakar dengan bahan peledak tersebut dengan terkendali tanpa menimbulkan ledakan maupun efek ledakan besar.

Maga menambahkan, produksi petasan dam bahan peledak tersebut mayoritas dilakuan oleh pelaku yang masih anak-anak. Pada pelaku anak langsung dilakukan proses pembinaan dan dikembalikan ke orang tua masing-masing.

Baca juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Sementara itu untuk pelaku dewasa ada yang kami proses lebih lanjut dan kami naikkan ke tahap penyidikan," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan para pelaku memproduksi bubuk petasan sendiri dengan mencampurkan bahan baku yang dibeli secara daring. Mereka belajar meracik bahan peledak melalui media sosial.

"Pelaku beli bahan baku secara terpisah di marketplace," pungkasnya.

Baca juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

 

 

 

Editor : Bramanta

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru