Puluhan Petani di Sidoarjo Terancam Gagal Panen, Diduga Tercemar Limbah Kimia Pabrik

Reporter : Ahaddiini HM
Kondisi lahan pertanian di Desa Bakalan Wringinpitu Balongbendo Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan petani di Desa Bakalan Wringinpitu, Balongbendo, Sidoarjo  terancam gagal panen, diduga akibat tercemar limbah pabrik.

Salah satu petani, Sadikin menduga pencemaran limbah kimia ke satu hektar lahan pertanian tersebut telah terjadi selama beberapa hari dan telah menyebabkan tanaman mereka layu dan menghitam. Kondisi ini menimbulkan kerugian besar bagi petani.

Baca juga: Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

"Kayaknya limbah kimia itu terciprat dan menyebar melalui udara, karena lokasi pabrik berdekatan dengan lahan pertanian. Kami khawatir bahwa kami tidak akan dapat memanen padi kami seperti biasanya," ucapnya kepada jatimnow, Senin (17/2/2025).

Baca juga: APL Resmikan PLTS Atap di Sidoarjo, Pangkas Emisi 264 Ton per Tahun

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Bakalan Wringinpitu, Balongbendo, Sidoarjo Nanang Hekso Sunaryo berjanji menangani masalah dugaan pencemaran limbah kimia tersebut dan memastikan bahwa petani dapat memanen padi mereka dengan aman. 

Menurutnya, petani merasa khawatir jika kerugian yang  terjadi tidak dapat diperbaiki. Atas hal itu, pihaknya telah menjembatani petani untuk menerima sejumlah kompensasi kerugian dari pabrik kimia tersebut.

Baca juga: Ratusan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember Diserang Hama Tikus

"Kami memastikan bahwa petani dapat memanen padi dengan aman. Petani tidak ingin kehilangan hasil panen kami akibat dugaan pencemaran limbah pabrik tersebut," ungkapnya.

Editor : Yanuar D

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru