jatimnow.com - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan PT Semen Imasco Asiatic telah melakukan pengukuran terhadap jalan provinsi yang rusak di Desa Kasiyan Kecamatan Puger, Jember. Kini rencana perbaikan jalan ini dalam tahap lelang.
"Kita sudah laksanakan pengukuran tahap awal, untuk rencana penanganan Jalan Kasiyan Puger yang sudah rusak," kata Staf UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jawa Timur Jember, Erlangga di lokasi, Senin (3/2/2024).
Baca juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong
"Yang sudah kita ukur ini, dari pertigaan Kasiyan sepanjang 1500 meter (ke selatan) yang rencananya 1000 meter ditangani PU Bina Marga (Jatim) dan 500 meter kontribusi dari PT Imasco," sambungnya.
Sedangkan untuk mendatangkan bahan baku, masih menunggu proses lelang.
"Untuk saat ini, prosesnya masih tahap lelang, nanti sampai ada pemenang lelangnya dan pasti diumumkan pemenang lelangnya. Nanti pemenang lelangnya bisa mulai mengerjakan lokasi," sebut Erlangga.
Namun, Staf UPT PJ Bina Marga Jatim belum menyampaikan kapan proses pelaksanaan perbaikan dimulai.
Baca juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember
"Estimasi waktunya masih proses, belum bisa kita pastikan, kalau mungkin lelangnya sampai akhir bulan ini. Nilai anggaran yang dikerjakan itu Rp30 miliar," jelasnya.
Sedangkan untuk tahap perbaikan selanjutnya, Erlangga mengaku masih belum dilakukan.
"Ini tahap awal dulu yang bisa pastikan, tahap selanjutnya kami masih belum tahu, nunggu arahan dari pimpinan. Yang diukur untuk saat ini yang beton," jelasnya.
Baca juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan
Sementara Humas PT Semen Imasco Asiatic, Ain Sugianto mengatakan, ada sekitar 500 meter yang dalam waktu dekat akan diperbaiki perusahaan asing tersebut.
"Kalau anggaran saya kurang tahu, karena tugas saya cuma kerja saja. Saya tidak bisa jelasin (anggaran), perusahaan yang bisa jelasin. Kita sekarang ditunjuk di lapangan, pengecekan jalan dan pengecoran kapan," ujarnya.
"Kita tidak perlu lelang, karena PU (Bina Marga) sudah nunjuk kita untuk kerja sama. Kalau mobilitas truk, saya tidak bisa jawab, saya tugasnya untuk perbaikan jalan ini," imbuhnya.
Editor : Endang Pergiwati