jatimnow.com - Pemkot Malang akan mengaktifkan kembali Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes pekan ini. Keberadaan warung itu diantaranya di Pasar Besar, Pasar Blimbing dan Pasar Dinoyo.
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan, Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes itu selama ini hanya digelar secara insidentil saja. Sebab, apabila program tersebut digelar secara terus menerus, maka bisa merugikan para pedagang pasar.
Baca juga: Pj Iwan Kurniawan Apresiasi Seluruh Pihak Dukung Malang jadi Kota Kreatif Dunia
"Kita melihat juga tingkat inflasinya seperti apa, kalau naik ya akan terus, tapi itu kan hanya beberapa hari saja berlangsung, turun ya alhamdulillah kita berhentikan. Kalau ini terus ya kasihan pedagang," kata Wahyu, Senin (4/3/2024).
Dia menyampaikan, bahwa angka inflasi Kota Malang per 1 Maret 2024 diatas rata-rata nasional, yakni 0,5 persen. Angka tersebut naik dari yang sebelumnya Kota Malang mengalami deflasi.
Baca juga: Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan Dukung Perkembangan Gim Lokal Lewat MCC
"Kalau sekarang ini inflasi kita naik dikit 0,5 persen. Ini nanti akan kita proses, insyaallah minggu ini akan jalan," katanya.
Pemkot Malang akan menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mengaktifkan kembali Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes. Komoditi beras menjadi salah satu perhatian karena harganya yang mahal.
Baca juga: 3 Kali Raih SAKIP Predikat A, Pj Wali Kota Malang Apresiasi Kinerja Pemkot
"Itu nanti akan kita gelar, karena semua (kebutuhan pokok cenderung semua harga naik), terutama di beras. Nanti kita gunakan BTT akan kita proses, kemudian InsyaAllah minggu ini akan buka," katanya.
Editor : Zaki Zubaidi