jatimnow.com - Menjelang masuk musim hujan Pemkot Surabaya mengebut pengerjaan drainase di Kota Pahlawan. Namun, proyek tersebut dinilai sangat lambat dan kunjung selesai.
Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo mengungkapkan, proyek drainase telah dekat dengan deadline. Rampung pada akhir November 2023.
Baca juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"
"Proyek pengerjaan harusnya selesai akhir November ini. Namun sampai sejauh ini, pengerjaan drainase masih 70 persen," ujar Agoeng, Senin (20/11/2023).
Ia juga mengaku kecewa karena pengerjaan drainase masih manual. Padahal, dalam presentasinya proyek tersebut digarap dengan tenaga yang lebih modern.
Baca juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733
"Kota Surabaya ini pelopor penggunaan U Ditch, tapi setelah kami tinjau ada yang masih menggunakan plengsengan batu kali. Plengsengan batu kali ini tidak kuat. Apalagi, Jalan A Yani sebagai jalan protokol bebannya besar," katanya.
Agoeng berharap, Pemkot Surabaya bisa mencontoh DKI Jakarta dalam urusan material yang digunakan untuk drainase.
Baca juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan
"Kalau bisa pakai seatbelt seperti di DKI Jakarta. Karena bisa mencegah banjir. Dan jika nanti dibangun MRT tidak usah repot-repot lagi untuk membongkar jalan," tandasnya.
Editor : Endang Pergiwati