Rumah Sakit dr Harjono 'Keluhkan' Tunggakan Klaim Pembayaran BPJS

Reporter : Mita Kusuma
Suasana RSUD dr Harjono

jatimnow.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan rupanya sering menunggak klaim pembayaran ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono.

Meski tak mengganggu jalannya pelayanan rumah sakit, namun hal ini tetap saja 'dikeluhkan'.

Baca juga: Sebanyak 18.694 Penerima PBI JKN di Tulungagung Berstatus Non-Aktif

"Untuk tahun ini saja, BPJS Kesehatan menunggak selama 2-3 bulan," terang Direktur RSUD dr Harjono, dr Made Jaren, Jumat (24/8/2018).

Menurutnya, itu sudah relatif lancar dibanding tahun sebelumnya, dimana tagihan tahun 2017 baru dibayarkan oleh BPJS di tahun 2018.

"Kalau tahun ini terlambat hanya 2-3 bulan. Tahun sebelumnya hampir 1 tahun tunggakannya," bebernya.

Berapa angka tunggakan BPJS? dr Made tidak mau menyebutkan secara pasti. Ia hanya menyebutkan angka kisarannya, yakni lebih dari Rp 1 Milyar.

"Angkanya tidak sekedar juta, ratusan juta. Namun lebih dari Rp 1 M. Tetapi saya tidak mau menyebutkan secara pasti," tambahnya.

Baca juga: PT SGN dan BPJamsostek Hadirkan Jaminan Sosial untuk Pekerja Kebun

Made menjelaskan, tunggakan atau keterlambatan pada tahun ini, yakni untuk klaim rawat jalan, rawat inap dan obat-obatan.

"Ya kalau bisa sih jangan ada keterlambatan. Apalagi pasien di RSUD dr Harjono hampir 85 persen adalah pasien yang menggunakan BPJS," urainya.

Ia mengaku, walaupun demikian pihaknya menjamin tidak ada bedanya pelayanan. "Ya kalau RSUD dr Harjono dananya masih save tanpa perlu ada dana talangan," pungkasnya.

Baca juga: Sumbangan PAD RSUD dr Harjono Ponorogo Meningkat Pesat, Capai Rp170 Miliar

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru