Pria Hajar Tetangga di Sampang karena Curiga Punya Ilmu Santet

Reporter : Fathor Rahman
Tersangka ditangkap oleh Polres Sampang. (Foto: Polres Sampang)

Sampang - Kakek berinisial SF (66) warga Desa Sreseh Kecamatan Sreseh Sampang dihajar tetangganya berinisial AR (35).

Penganiayaan dilatarbelakangi kekesalan pelaku AR yang mencurigai SF memiliki ilmu santet. AR pun tega memukul kepala korban dengan kayu balok pada Rabu (1409/2022) lalu.

Baca juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Akibat ulahnya main hakim sendiri itu, AR dilaporkan keluarga korban ke Polres Sampang. AR pun akhirnya berhasil diamankan dan kini sudah mendekam dalam tahanan.

Kapolres Sampang AKBP Arman melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Aiptu Riza Purnomo Hadi mengakui keluarga korban melaporkan pelaku. Polisi pun langsung melakukan penangkapan.

"Tersangka sudah diamankan. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat Pasal 351 KUHP, tentang tindak pidana penganiayaan," ucapnya, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Dia mengungkapkan, kronologi kejadian diawali tindakan pelaku AR melempar batu ke toko milik korban SF. Sehingga batu mengenai etalase dan korban keluar dari tokonya dan berusaha menenangkan pelaku.

Namun AR tetap emosi bahkan kalap memukul korban dengan batang kayu. Akibatnya, korban tersungkur tidak sadarkan diri.

"Saat kejadian sempat dilihat warga dan keduanya dipisah. Sementara korban dilarikan ke Puskesmas Sreseh," katanya.

Baca juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Berselang beberapa jam, keluarga korban melaporkan kasus penganiayaan tersebut. Dengan sejumlah barang bukti. Seperti batang kayu dan batu yang digunakan melempar toko korban.

Dia menegaskan, motifnya pelaku hanya curiga terhadap korban yang diduga memiliki ilmu santet. Sehingga, pelaku emosi dan naik pitam saat bertemu korban.

Editor : Zaki Zubaidi

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru