Jember - Debu dari abu vulkanik dampak erupsi Gunung Raung, mulai dirasakan petani di Kecamatan Kalisat, Jember. Lahan pertanian warga terselimuti debu sejak Kamis (28/7/2022) pagi.
Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo menjelaskan, debu vulkanik terlihat di beberapa kecamatan di Jember, meski tak sebesar saat Gunung Raung erupsi pada 2015 silam.
Baca juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan
Dampak paling dirasakan, yakni di lahan pertanian seperti tembakau.
"Abunya memang sampai ke Jember di Kecamatan Kalisat, Kecamatan Ledokmbo dan juga Sumberjamber, tetapi tidak sebesar erupsi sebelumnya di tahun 2015 lalu," jelas Heru, Kamis (28/7/2022).
Baca juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh
"Ya informasinya (pertanian) tembakau di daerah Kalisat juga terkena abu, hal ini memang dikhawatirkan merusak tanaman," jelasnya.
Terkait kondisi erupsi Gunung Raung yang terjadi sejak Rabu (27/7/2022) sore, Heru menyebut pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tentang siklus kegempaan.
Baca juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB
"Maka dari itu kami imbau masayarakat untuk menggunakan masker, karena abu vulkanik sudah turun di wilayah tersebut," tuturnya.
Editor : Arina Pramudita