Ponorogo - Postingan di grup media sosial ramai diperbincangkan pasca seorang pengguna Facebook mengunggah foto struk pembayaran dari sebuah lokasi makan di Ponorogo.
Akun Rxx yang mengunggahnya pertama kali menyebut, dirinya sempat curiga saat memesan makanan tidak ada harga yang tertera pada menu. Begitu membayar sejumlah makanan yang dipesan, ia dibuat terkejut karena dibebankan membayar tagihan Rp362 ribu.
Baca juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia
"Ati ati mawon nggeh lur seng bade teng Ngebel, mampir teng RM pinggir telogo, dari awal wes curiga kat pesen gak di kasih harga eh pas mbayar sak monten, ngentol e kakehen (Hati-hati saja saudara yang mau ke Ngebel, ke RM Pinggir Telaga. Awalnya sudah curiga karena saat pesan tidak tertera harganya. Waktu membayar habis segitu, mengambil untungnya kebanyakan)," tulis Rxx pada keterangan foto.
Dalam foto struk yang dibagikan, tertera harga masing-masing menu yang dipesan. Sayangnya, postingan tersebut hilang tak lama usai viral. Dan diunggah kembali oleh Dxxxx Sxxxxxxn melalui tangkapan layar.
"Jangan sampai ditutup komennya. Apalagi hilang postingannya. Up regane ben mudun sitik lah. Meskipun ya ada yang bilang wajar, ada yang bilang gak wajar. Namanya juga netizen," jelas postingan tersebut.
Baca juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor
Tak ayal, postingan dibanjiri 1.669 komentar netizen dan 741 suka. Salah satunya, akun Dxx Ixxxx yang menyebut harga makanan tersebut lebih mahal dibanding menu restoran.
"Lebih mahal dari resto Bandar Jakarta," tulisnya.
Baca juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?
Dikonfirmasi terkait keluhan pelanggan yang viral, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Disbudpora Ponorogo, Bambang Hernawan mengaku belum mengetahuinya. Pihaknya akan melakukan pengecekan ke tempat makan terkait.
"Sebentar ya saya konfirmasinya dulu dengan rumah makannya," pungkasnya.
Editor : Arina Pramudita