Ponorogo - Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Ponorogo belum bisa dilakukan. Ini seiring keluarnya Inmedagri yang menyatakan Bumi Reog masih masuk level 2.
"Karena memang cakupan lansia kurang. Per tadi malam kurang 0,83 persen, hanya kurang sedikit, Inmendagri keluar. Ponorogo masuk level 2," ujar Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Heni Lestari, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah
Dia mengaku sebenarnya data riil cakupan vaksin lansia sudah 60 persen. Hanya saja ketika memasukkan laporan agak sedikit terhambat. "Kalau minggu ini data di dashboard 60 persen, kita segera mungkin vaksinasi 6-11 tahun. Ya nunggu itu saja," kata mantan kepala Puskesmas Jetis ini.
Baca juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo
Untuk sasaran vaksinasi usia 6-11 tahun, data riil di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) 75 persen. Sementara dari data yg diberikan oleh Dinkes Provinsi Jatim 71 ribu.
Untuk stok, Dinkes Jatim mencukupi vaksin anak 6-11 tahun menggunakan Sinovac. Sedangkan Pfizer masih menunggu penelitian.
Baca juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat
"Kalau untuk teknis, karena usia sekolah, lebih mudah lewat sekolah. Insya Allah lebih mudah mendatanya. Misalnya, satu sekolah berapa ribu anak, tunda berapa, dilaksanakan berapa," pungkas Heni.
Editor : Zaki Zubaidi