jatimnow.com - Para pelanggan untuk mendapatkan kebutuhan bawang daun dan bawang prei di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) tidak menemui kendala karena stok di pasar yang berlokasi di Jalan Raya Osowilngun, Kecamatan Benowo itu melimpah.
Salah satu pedagang bawang daun dan bawang prei di PIOS, Rosi mengatakan dirinya mendatangkan langsung komoditi itu langsung dari para petani di Pacet Mojokerto dan Gunung Bromo.
Baca juga: DPRD Surabaya: Wilayah Perbatasan Kita Pastikan Tidak Tertinggal
"Kalau bawang daun dan bawang prei daging, saya datangkan dari petani Bromo. Tapi untuk bawang prei Saigon dari Pacet Mojokerto," terang Rosi kepada jatimnow.com, Kamis (29/7/2021).
Ia kemudian menjual bawang daun dan bawang prei tersebut dalam bentuk ikatan. Untuk bawamg daun dan bawang prei daging, Rosi menjualnya dengan harga Rp 12 ribu per ikat.
"Kalau bawang prei Saigon lebih murah, yakni hanya Rp 10 ribu per ikatnya," ujarnya.
Baca juga: Pasar Induk Surabaya Sidotopo: Bersih, Aman, Nyaman dan Fasilitasnya Keren
Menurutnya, saat ini kondisi pasar berangsur membaik jika dibanding masa-masa awal penerapan PPKM. Dengan kondisi ini, dirinya mulai berani meningkatkan kuota komoditi yang dijual di lapaknya.
"Jika kemarin per hari saya hanya mendatangkan aneka macam bawang daun, bawang prei daging dan bawang prei Saigon hanya separuh pikap, namun kini saya sudah mulai mendatangkan satu pikap penuh," tandasnya.
Baca juga: Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Berangsur Turun, Hanya Rp50 Ribu/Kg
Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com
Editor : Sandhi Nurhartanto