jatimnow.com - Wastafel portabel yang dipasang di ruang publik di Kota Probolinggo tak berfungsi atau rusak. Masyarakat yang biasa menggunakan untuk cuci tangan untuk mencegah penyebaran Virus Corona kini tak bisa lagi.
Lokasi wastafel yang tidak berfungsi diantaranya berada di depan pintu masuk Pasar Baru di Jalan Panglima Sudirman dan Alun-alun di Jalan A Yani, Kota Probolinggo.
Baca juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten
"Airnya tidak terisi sudah lama, jadi warga tidak dapat cuci tangan," kata salah satu pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo, Ani, Senin (7/12/2020).
Menurutnya, saat ini pemerintah gencarkan kepada warga untuk patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) yang diantaranya untuk cuci tangan di tengah Pandemi Covid-19.
"Air di wastafel yang dipasang oleh pemerintah kosong. Jadi banyak warga tidak cuci tangan saat masuk ke Pasar Baru," jelasnya.
Baca juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo
Sedangkan wastafel portabel yang ada di Alun-alun Kota Probolinggo terlihat kran mengalami kerusakan dan tandon airnya kosong.
Dari data, penderita Covid-19 tercatat ada 865 pasien, 82 orang masih dirawat, 711 orang dinyatakan sembuh.
Baca juga: Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota
Dinas PUPR Kota Probolinggo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Probolinggo, Agus Hartadi mengatakan pihaknya belum mengetahui tidak fungsinya wastafel portable itu.
Editor : Sandhi Nurhartanto