jatimnow.com - Sebelas hari pascatragedi bom bunuh diri tiga gereja di Surabaya, tercatat 3 jenazah bomber masih berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim.
Tiga jenazah tersebut terdiri dari, Dita Oeprijanto bomber Gereja Jalan Arjuno, serta dua anak Dita yang diketahui melakukan pengeboman di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Surabaya.
Baca juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menyampaikan, Polda Jatim siap melayani semua orang tanpa pandang bulu.
"Kapolda sudah dengan tegas menyampaikan bahwa polda jatim ini melayani semua orang, apakah itu orang baik, apakah orang yang tersangkut tindak pidana. MUI sangat mengapresiasi Polda Jatim, tidak memilih memberi pelayanan termasuk pada pelaku teror," ujar Barung saat jumpa pers di Mapolda Jatim, Rabu (23/5/2018).
Barung menambahkan, bahwa dalam penyelesaikan kasus terorisme kali ini, Polda Jatim bekerja secara profesional dan tepat sasaran, termasuk terkait pemakaman jenazah bomber yang mendapat penolakan dari beberapa warga.
Baca juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil
"Kapolda menyampaikan akan dimakamkan di Sidoarjo atau di tempat lain, akan diputuskan hari ini. Hari ini selesai tes DNA, dicocokkan, memang kita harus prinsipnya memberikan pelayanan itu," lanjut Barung.
Beberapa jenazah perlu mendapat perlakuan khusus, yakni cek DNA. Data primer dan sekunder sudah tidak lagi sesuai dengan jenazah yang ditemukan, karena sudah melebur.
Baca juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung
"Proses selanjutnya akan kita makamkan. Tugas polisi melayani masyarakat, tidak hanya dengan yang hidup tapi juga yang mati," pungkasnya.
Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto
Editor : Arif Ardianto