Catat! Ini 16 Lokasi Rawan Macet Selama Arus Mudik 2019 di Jatim

Reporter : Arry Saputra
Ilustrasi arus mudik/ Foto: jatimnow.com

jatimnow.com - Sebanyak 16 titik di Jawa Timur yang diindiakasikan  sebagai rawan kemacetan pada arus mudik dan balik lebaran 2019. Hal ini berdasar dari data Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jatim, Fattah Jasin menjelaskan, 16 titik rawan macet tersebut tersebar mulai dari wilayah Madura, jalur Pantura hingga jalur tengah.

Baca juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Meliputi, Ketapang - Banyuwangi, Pasar Ranuyoso, Pasar Wates Wetan - Lumajang, Pasar Tanah Merah, Pasar Blegah, Bangkalan," jelas Fattah, Rabu (29/5/2019).

Lebih lanjut, Fattah mengatakan, titik rawan selanjutnya di Simpang Medaeng - Sidoarjo, Simpang 4 Taman Dayu, di Simpang 3 Purwosari - Pasuruan, Pasar Lawang, Pasar Singosari, Simpang 4 Underpas Karanglo, Malang, Pasar Babat, Lamongan.

"Lalu, di Simpang 3 Masjid Moeldoko, Jombang, Simpang 4 Mengkreng, Pasar Bagor, Nganjuk dan Perlintasan rel kereta api Kaligunting, Caruban, Madiun," lanjutnya.

Baca juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Fattah menuturkan, untuk mengantisipasi kemacetan, ia akan menempatkan sejumlah petugas dari dinas perhubungan bersama petugas kepolisian di lokasi titik-titik rawan itu.

"Nanti kami akan menempatkan petugas Dishub dibantu dengan kepolisian untuk mengurai kemacetan yang terjadi di titik-titik itu," ujarnya.

Baca juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Antisipasi kemacetan lainnya kata Fattah, dibuat aturan pelarangan bagi angkutan umum untuk menaikkan serta menurunkan penumpang di titik rawan macet.

"Kita tidak akan mentolerir untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di jalan (titik rawan). Kami mengimbau agar masyarakat  menggunakan angkutan umum, dan bagi sopir supaya menghormati aturan serta rambu-rambu lalu lintas yang ada," pesannya.




Editor : Arif Ardianto

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru