Banjir di Malang, Wali Kota Sutiaji: Ini Penyebabnya

Reporter : Avirista Midaada
Wali Kota Malang, Sutiaji sidak saluran

jatimnow.com - Hujan deras kurang lebih satu jam yang mengguyur Kota Malang menyebabkan sejumlah lokasi terendam banjir, Senin (15/4/2019). Seperti di Jalan Soekarno-Hatta tepatnya di depan RS Universitas Brawijaya (RS UB), ketinggian air mencapai 1 meter dari jalan raya.

"Di depan RS UB ketinggiannya sampai menutupi sepeda motor makanya tidak ada yang berani lewat sana. Arusnya juga deras," kata Ahmad Ariansyah, seorang mahasiswa Universitas Brawijaya.

Baca juga: Massa Aksi Dukung MBG di Malang Panen Hadiah, dari Sayuran hingga Kulkas

Banjir juga menggenangi beberapa jalan protokol lainnya di Kota Malang, di antaranya di Jalan Letjen Sutoyo, Letjen S. Parman, hingga Jalan Ahmad Yani. Di tiga jalan yang merupakan jalur utama keluar masuk Kota Malang, ketinggian air bervariasi dari 20 - 60 sentimeter.

Wali Kota Malang, Sutiaji bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan sidak menemukan sampah berupa bambu, guling, bantal, hingga plastik di depan Hotel Atria, Jalan Letjen Sutoyo.

Baca juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Tadi begitu hujan deras seluruh petugas dari PU bersiaga di 26 titik yang rawan banjir untuk memantau. Ternyata di sini ditemukan barongan (bambu dan pohon) yang menyumbat aliran air. Jadi kita bersihkan langsung," katanya.

Sutiaji bahkan turut turun langsung ke saluran air untuk memotong sejumlah bambu dan kayu berdiameter yang cukup panjang dan besar ini.

"Kami sendiri tidak tahu itu kayu, bambu, dan sampah dari mana, karena tadi memang dari penuturan warga setempat sempat membuat arus air meluap karena drainase tidak lancar," pungkasnya.

Baca juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

 

Editor : Sandhi Nurhartanto

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru