Peralatan Lengkap, Pendaki Tewas di Gunung Lawu Bukan Pelaku Ritual

Reporter : Mita Kusuma
Evakuasi korban / Foto: Dok. Basarnas

jatimnow.com - Pendaki yang ditemukan tewas gantung diri di Puncak Gunung Lawu,  dipastikan pendaki murni bukan pelaku ritual.

Hal ini diketahui dari isi tasnya. Perlengkapan yang dibawa pendaki tersebut sesuai dengan standar perlengkapan pendakian gunung.

Baca juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Di tas yang dibawa, terdapat dua jaket tebal untuk menghangatkan tubuh, tali untuk berjaga-jaga ketika naik ke gunung. Termasuk perbekalan makanan.

"Pendaki murni kalau melihat dari isi tasnya. Bukan pencari ritual. Kemarin diduga ritual karena umurnya diperkirakan 60 tahunan," kata Fery.

Gunung yang terkenal keramat tersebut biasa dikunjungi oleh dua jenis pendaki, pertama adalah kelompok pendaki pecinta alam, dan yang  kedua adalah kelompok pelaku ritual.

Baca juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Kelompok pendaki pecinta alam biasanya membawa peralatan lengkap standar keamanan, sedangkan kelompok pelaku ritual biasanya membawa peralatan seadanya, serta kerap membawa benda-benda pusaka.

Namun, lanjut ia, walaupun pendaki murni, Mr X tersebut pendaki ilegal. Karena tidak ada identitas yang ditinggal di pintu masuk pendakian, baik dari Cemoro Sewu atau Cemoro Kandang.

Baca juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Pendaki ilegal. Tidak ada identitas tersebut di pintu masuk pendakian baik via Cemoro Sewu maupun Cemoro Kandang," katanya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru