Minggu, 26 Jul 2026 05:42 WIB

Berapa Fee 7 Artis yang Promosikan Kosmetik Ilegal?

Polisi membeberkan barang bukti kosmetik ilegal
Polisi membeberkan barang bukti kosmetik ilegal

jatimnow.com - Selain bakal meminta keterangan 7 artis yang menerima jasa promosi (endorse) kosmetik ilegal merk Derma Skin Care (DSC) sebagai saksi, Subdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim juga mengungkap tarif promosi produk kecantikan asal Kediri, Jawa Timur tersebut.

"Tersangka (KIL, red) membayar Rp 7 - 15 juta per bulan setiap artisnya," beber Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan, Kamis (6/12/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Baca juga: 

Dalam promosinya, 7 artis itu memposting fotonya bersama produk DSC seolah-olah mereka menggunakan kosmetik itu. Selain memampang foto itu, 7 artis itu juga menulis caption pada media sosialnya yang menjelaskan tentang produk itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Berapa lama 7 artis ini diendorse oleh KIL? "Itu yang masih belum terungkap. Sebab pemeriksaan mereka (7 artis) sebagai saksi baru akan kami lakukan," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, setelah 2 tahun memproduksi dan memasarkan kosmetik ilegal, KIL akhinya ditangkap dan tempat usahanya di Kediri digerebek. Sejumlah kosmetik DSC disita dari rumah KIL. Selain terbukti tidak mengantongi izin BPOM, kosmetik ini juga terbukti merupakan kosmetik oplosan dari kosmetik-kosmetik merk terkenal seperti Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Viva Lotion, Vasseline hingga Salep Sriti.

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Produk kecantikan ini laku dipasaran setelah KIL memakai jasa artis untuk mempromosikan produk tersebut. Artis-artis itu antara lain VV, NR, OR, MP, NK, DJB dan DK. Setelah produk itu mengendorse artis, omzet penjualannya mencapai Rp 300 juta per bulan.

Produk-produk keluaran DSC dijual mulai harga Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu setiap paketnya. Biasanya dalam satu paket, pelaku menyediakan krim pagi, krim malam, collagen cream, obat jerawat, hingga krim facial dan peeling. Dan dalam satu bulan, tersangka mampu menjual sebanyak 750 paket.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.