Minggu, 07 Jun 2026 15:25 WIB

Tiga Ormas Islam di Banyuwangi Bertemu, Ada Apa?

Tiga Ormas Islam di Banyuwangi saat berbaur dan berfoto bersama
Tiga Ormas Islam di Banyuwangi saat berbaur dan berfoto bersama

jatimnow.com - Tiga organisasi masyarakat (Ormas) Islam berkumpul di Aula PCNU Banyuwangi, Minggu (2/12/2018) sejak pagi hingga siang. Dalam pertemuan itu, sejumlah isu diperbincangkan mulai masalah kemanusiaan hingga kebangsaan dalam forum yang diberi tajuk "Gesah Bareng".

Tiga ormas tersebut adalah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah dan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ketua PCNU Banyuwangi KH Muhammad Ali Makki mengatakan, bahwa dalam setiap organisasi yang satu dengan lainnya mempunyai latar belakang dan visi-misi tersendiri yang dimungkinkan berbeda dengan ormas lainnya. "Tak bisa dipungkiri adanya perbedaan di antara kita, tapi lebih banyak lagi persamaan yang harus kita jaga dan kita tingkatkan," ungkap Gus Makki sapaannya.

Persamaan tersebut, lanjut Gus Makki meliputi masalah-masalah kemanusiaan dan kebangsaan yang membutuhkan kolaborasi seluruh komponen masyarakat. "Problem kemanusiaan, seperti saudara-saudara yang terkena bencana, bisa kita bahu membahu menyelesaikaannya. Begitu juga dengan persoalan kebangsaan. Kita sepakat untuk bersama menjaga NKRI dan Pancasila," tambah Gus Makki.

Sementara, Ketua PD Muhammadiyah Mukhlis Lahudin mengaku bersepakat dengan pernyataan Ketua PCNU. Dirinya juga mengapresiasi acara "Gesah Bareng" tersebut. "Kedepan, setiap satu bulan kita anjangsana. Bulan depan di tempat kami, berikutnya di LDII dan seterusnya," bebernya.

Selama ini, imbuh Mukhlis, pertemuan antar ormas hanya melalui fasilitasi pemerintah. Baru kali ini, pertemuan yang digagas secara mandiri oleh PCNU. "Semoga ini menjadi awal yang baik guna menghadapi upaya-upaya yang mencoba memecah belah bangsa ini," harapnya.

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

Di tempat yang sama, Ketua DPD LDII Banyuwangi H Astro Junaidi berharap, hasil pertemuan tersebut dapat di follow up hingga ke akar rumput. Tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, namun bisa ditransformasi hingga ke tingkat kecamatan maupun desa.

"Jika semua elemen saling bersilaturahmi dan menjaga ukhuwah hingga tingkat akar rumput, kami yakin semuanya akan aman sentosa. Tak akan laku pecah belah model apapun," tegas Astro.

Dalam acara Gesah Bareng itu juga dihadiri oleh segenap jajaran kepengurusan dari tiga Ormas tersebut. Bahkan, organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah juga ikut.

Baca Juga: Muhammadiyah Kota Kediri Gelar Salat Id di Stadion Brawijaya Besok, Ini Imam dan Khotibnya

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.