Kamis, 23 Jul 2026 08:29 WIB

Raih Sertifikat JCI, RSU dr Soetomo Dinyatakan Bertaraf Internasional

Gubernur Jawa Timur saat menerima sertifikat di Gedung Negara Grahadi Surabaya
Gubernur Jawa Timur saat menerima sertifikat di Gedung Negara Grahadi Surabaya

jatimnow.com - Raih sertifikat Academic Medical Center Hospital dari Joint Commission Internasional (JCI), Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Soetomo siap menerima pasien dari luar negeri.

Sertifikat Academic Medical Center Hospital dari Joint Commission Internasional (JCI) adalah sertifikat yang mengakui bahwa rumah sakit tersebut sudah bertaraf internasional.

Namun, dibalik upaya memperoleh sertifikat tersebut, Pemerintah Provinsi Jatim telah mengeluarkan dana dari pinjaman bank sebesar Rp. 1,1 Triliun.

Menanggapi prestasi yang diraih RSUD Dr. Soetomo Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengungkapkan selain memerlukan kerja keras, pihaknya juga mengeluarkan pembiayaan yang tak sedikit guna memperbaiki infrastruktur maupun Sumber Daya Manusianya hingga tahun 2030.

"Sebenarnya membutuhkan dana 2,8 Triliun tapi hanya jadi 1,1 Triliun, itukan pinjam ke bank bukan dari APBD," kata Gubernur Jatim Soekarwo didampingi Direktur RSUD Dr. Soetomo dr. H. Darsono saat menerima sertifikat JCI dari staf ahli kementerian kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (30/11/208).

Disamping itu, sesuai World Trade Organization (WTO) organisasi pengatur perdagangan internasional, Soekarwo menambahkan. Rumah sakit rujukan se Indonesia Timur itu tidak menutup kemungkinan akan menerima dokter spesialis dari negara lain.

Namun dokter tersebut harus mempunyai kompetensi dan integritas serta keahlian yang diperlukan RSUD. Soetomo guna memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

"Didalam WTO dimungkinan tenaga-tenaga (asing), yang diperbolehkan disini pemerintah provinsi adalah perlindungan konsumen. Jadi kita memberikan standard orang asing itu yang betul-betul mempunyai kompetensi, mempunyai integritas yang sangat baik," imbuh Pakde Karwo sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Kemenkes RI dr. Mohammad Subuh mengatakan, RSUD Dr. Soetomo merupakan Rumah Sakit Umum pertama di Indonesia, yang menerima sertikat JCI dari 24 RS lain milik swasta dan pemerintah pusat.

Selain mengucapkan selamat atas peraihan yang membanggakan itu, Subuh berharap dalam menerima pasien dari luar negeri, RSU Dr Soetomo harus mengutamakan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien berstandar internasional pula.

"Dengan adanya penghargaan ini, RS Dr. Soetomo itu sudah bisa mendeklarasikan pada dunia, kami siap melayani masyarakat dunia, itu intinya", kata dr. Mohammad Subuh.

Ia menambahkan, usai menerima sertifikat ini, pihaknya mengimbau agar RSU dr Soetomo terus bekerja keras dalam melayani masyarakat, pasalnya selama tiga tahun kemudian JCI akan melakukan pemantauan dan pengevaluasian.

"Saya harapkan bisa ditingkatkan minimal dipertahankan atas sertifikasi ini. Nah makanya setiap tahun dalam waktu Tiga tahun itu, tim JCI akan melakukan survey, baik secara diam-diam maupun secara langsung," pungkasnya.





Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.