Senin, 08 Jun 2026 04:46 WIB

Ini yang Wajib Dipatuhi Nelayan Agar Selamat saat Melaut

Irvan Wahyudrajat memantau Weather Information Display (WID) untuk para nelayan
Irvan Wahyudrajat memantau Weather Information Display (WID) untuk para nelayan

jatimnow.com - Memasuki musim penghujan, sejumlah nelayan di Surabaya diharap waspada sebelum beraktifitas di laut. Untuk itu, nelayan wajib memiliki pengetahuan tentang ketertiban dan keselamatan saat melaut.

Mengedukasi para nelayan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memberikan pembinaan keselamatan dan pengenalan Weather Information Display (WID) atau papan informasi cuaca kepada kelompok nelayan Surabaya, di Sentra Ikan Bulak (SIB) Surabaya, Kamis (29/11/18).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pengenalan itu bertujuan untuk meningkatkan wawasan serta kesadaran tertib pelayaran kepada para nelayan agar mampu mewujudkan keselamatan dan mengurangi tingkat kecelakaan di laut. Sebanyak 75 orang perwakilan nelayan mengikuti kegiatan tersebut. Edukasi itu menghadirkan pemateri dari BMKG Maritim Tanjung Perak, Kesyahbandar Utama Tanjung Perak, Ditpolairud Polda Jatim serta Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, M. Taswin mengatakan ada 5 poin penting yang disampaikan masing-masing pemateri. Pertama terkait aspek keselamatan berlayar di laut dan kedua tentang legalitas perizinan (pass kecil perahu) bagi nelayan. Sedangkan poin ketiga yaitu pemanfaatan teknologi informasi dan peringatan dini serta keempat, perawatan dan kelayakan kapal, baik kapal wisata maupun kapal nelayan. Terakhir, strategi terkait pengembangan kawasan pesisir dan asuransi bagi para nelayan.

“Inti dari pembinaan nelayan ini, agar nelayan bisa mengatasi apabila terjadi keadaan-keadaan tertentu di laut, seperti gelombang ombak air laut dan sebagainya. Untuk itu, sudah kami pasang WID tersebut," ungkap Taswin.

Selain itu, lanjut Taswin, ada 3 hal penting yang diperhatikan para nelayan sebelum melakukan aktivitas di laut. Pertama yaitu berupa informasi terkait faktor alam, seperti kondisi cuaca, ombak dan angin. Kedua, teknis mengenai kapal dan ketiga adalah faktor manusia. Menurutnya, faktor manusia menjadi hal utama, sebab jika manusianya kurang disiplin, pasti akan berpengaruh terhadap keselamatan melaut.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

“Dengan pelatihan ini, harapannya agar para nelayan bisa mencari nafkah dalam kondisi aman," tegasnya.

Pemkot Surabaya juga memberikan bantuan kepada para nelayan berupa alat-alat keselamatan ketika di laut, seperi life jacket pelampung dan senter.

Sementara, Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat menyampaikan, pihaknya bekerjasama dengan BMKG telah memasang alat informasi WID itu di 3 titik lokasi pesisir pantai Surabaya. Antara lain di Tambat Labuh Sontoh Laut, Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo, Taman Suroboyo dan Area Masjid Al Mabrur, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“WID ini berfungsi untuk memberikan transformasi data dan informasi prakiraan cuaca berupa media digital sebagai layanan kepada para nelayan sebelum memulai aktivitas di laut,” kata Irvan.

Irvan menegaskan, ke depan, WID juga bakal dilengkapi berbagai informasi lain seperti gempa, kondisi satelit dan event-event lain Pemkot Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.