Kamis, 11 Jun 2026 14:47 WIB

Pelajar SMP ini Ciptakan Alat Pengasapan Ikan Bebas Polusi

Muhammad Attariza menunjukkan alat pengasapan ikan ciptaanya
Muhammad Attariza menunjukkan alat pengasapan ikan ciptaanya

jatimnow.com - Prihatin dengan proses pengasapan ikan secara tradisional yang menimbulkan polusi, siswa SMP di Surabaya ini menciptakan alat pengasapan ikan yang canggih.

Muhammad Attariza Wanggono siswa SMP Negeri 1 Surabaya ini, menciptakan alat pengasapan ikan ramah lingkungan dan dapat berkerja secara otomatis.

Alat yang diberi nama 'Asap-asap' ini, terbuat dari alat sederhana dan mudah ditemui di sekitar kita yakni oven kue yang dimodifikasi dengan intalasi cerobong asap lengkap dengan dua van digunakan untuk sirkulasi asap, serta ditambahkan alat pengatur waktu otomatis TDR (Time Delay Relay) dan alarm.

Sementara pada perapian pada bagian bawahnya, oven stainless steel itu terdapat wadah yang berfungsi pembakar bahan baku batok kelapa. Sedangkan di dalam kotak atau ruang pengasapan, terdapat rak dan gantungan yang berfungsi menaruh ikan.

Saat di temui di sekolahnya di Jalan Pacar no 4-6 Surabaya, Rabu (22/11/2018), ia menjelaskan cara kerja alat yang dirakitnya selama sebulan itu. Yaitu membuat perapian melalui batok kelapa pada tungku sampai menjadi arang, setelah dirasa cukup selanjutnya dimasukan ke rak tungku.

Setelah itu, pintu ruang pengasapan ditutup agar proses pengasapan bisa bekerja secara maksimal dan tidak menyebar. Asap tersebut kemudian diolah dengan sistem kondensasi atau pengembunan melalui pipa ke tabung.

"Melalui alat ini, selain ramah lingkungan juga lebih efisien dan lebih cepat dibanding cara pengasapan atau pemanggangan tradisional, karena alat ini dirancang dapat memanfaatan asap secara dua kali melalui sirkulasi van. Perbandingannya, jika pengasapan tradisional sejumlah satu kilogram ikan butuh waktu sekira 1 jam namun dengan alat ini cukup 15 menit saja, ikan dapat terasapi secara sempurna," katanya.

Sementara untuk bahan baku pengasapan dari batok kelapa itu, dikatakan pelajar kelas 1 SMP itu selain bertujuan untuk mengurangi limbah yang biasanya ditemukan di pasar, pemanfaatan batok kelapa juga bertujuan untuk memperoleh kekhasan aromanya.

"Alat ini tetap menggunakan kompor pada bagian bawahnya, agar bara api batok kelapa tersebut tetap maksimal. Alat ini juga berfungsi untuk menjaga harga ikan yang sudah beberapa hari dipasaran tidak laku agar tetap bernilai jual tinggi," ungkapnya.

Sementara pengurangan polusi asap atau pembuangan sisa asap usai digunakan, dengan cara filterisasi menggunakan karbon aktif dan es batu.

"Nah letak pengurangan polusi terletak pada cara pembuangan sisa asap, caranya disaring menggunakan karbon aktif nantinya keluarnya hanya sedikit setelah itu didinginkan dengan esbatu sehingga sisa asap akan berubah menjadi cair," pungkasnya.

Ia menambahkan kelebihan lain yaitu, setelah ikan-ikan tersebut telah diasapi dengan maksimal maka alarm akan bunyi.

Ia mengaku alat yang dirakitnya hanya membutuhkan biaya kurang lebih Rp 500 ribu itu berhasil menjuarai pada lomba peneliti belia 2018, yang digelar Dinas Pendidikan Kota Surabaya.





Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.