Selasa, 28 Jul 2026 10:38 WIB

Buaya di Bengawan Solo Diputuskan Tidak Ditangkap, Mengapa?

Petugas  BPBD Kabupaten Bojonegoro memantau di lokasi penemuan buaya
Petugas BPBD Kabupaten Bojonegoro memantau di lokasi penemuan buaya

jatimnow.com - Dianggap terlalu berisiko, buaya yang muncul di aliran Sungai Bengawan Solo diputuskan untuk tidak ditangkap. Hal ini disampaikan oleh Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Eko Susanto.

Eko mengatakan bahwa upaya penangkapan terhadap buaya-buaya tersebut cukup beresiko. Selain medan luas, kedalaman air sungai juga menjadi kendala.

"Buaya-buaya tersebut posisinya ada di tengah-tengah sungai tidak pernah ke pinggir. Dan kita ikuti dari KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) untuk tidak mengusiknya karena itu membahayakan," ujar Eko Susanto melalui sambungan telepon kepada jatimnow.com, Sabtu (17/11/2018).

Eko mengaku, setelah melalui beberapa pertimbangan, pihaknya bersama tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah II Jawa Timur tak akan menangkap buaya dan akan membiarkan buaya itu berada di Sungai Bengawan Solo.

"Kita akan kesulitan kalau menangkap buaya-buaya tersebut karena lokasi dan kondisi medannya yang berair dalam. Terlebih buayanya bukan cuma satu," terangnya.

Meski tak ditangkap, Eko mengaku BPBD Kabupaten Bojonegoro tetap akan mengamati pergerakan buaya-buaya yang pertama kali ditemukan muncul di antara Desa Kalisari dan Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro tersebut.

"Kita amati sementara ini, mereka (buaya) tidak pernah ke pinggir sungai. Hanya di tengah," pungkasnya.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.