Minggu, 26 Jul 2026 08:44 WIB

Polisi Periksa 4 Saksi Pada Tragedi Viaduk 'Surabaya Membara'

  • Penulis :
  • | Sabtu, 10 Nov 2018 13:48 WIB
Kereta melintas di viaduk yang penuh sesak penonton
Kereta melintas di viaduk yang penuh sesak penonton

jatimnow.com - Setelah melakukan olah TKP tragedi viaduk atau jembatan kereta api pada drama kolosal 'Surabaya Membara' di Jalan Pahlawan, Jumat (9/11/2018), polisi memeriksa sejumlah saksi. Hal tersebut dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian sebenarnya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, 4 saksi itu terdiri dari penganggungjawab acara 'Surabaya Membara', Pemkot Surabaya, Pemprov Jatim dan PT KAI.

"Mereka sudah kami mintai keterangan dan sudah kami pelajari sekaligus hasil olah TKP kita," ungkap Sudamiran, Sabtu (10/11/2018) ditemui di Mapolrestabes Surabaya.

Lantas siapa yang paling bertanggungjawab dalam peristiwa yang membuat 3 orang tewas serta 20 orang terluka? Sudamiran menyebut jika dari hasil gelar perkara, petunjuknya mengarah ke insiden (kecelakaan murni).

Namun, pihaknya masih terus mendalami kemungkinan-kemungkinan adanya unsur pidana dalam insiden tersebut.

"Karena kami (kepolisian) juga hadir di sana (TKP) saat kejadian, baik dari Polsek Bubutan maupun Polrestabes Surabaya," tegasnya.

Insiden drama kolosal 'Surabaya Membara' yang digelar pada Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 19.45 Wib itu, menewaskan 3 orang dan 20 luka. 3 korban tewas tersebut satu diantaranya karena terseret KRD (kereta rel diesel) yang sedang melintas dan 2 diantaranya tewas terjatuh dari viaduk rel KA (kereta api) itu.

20 korban luka dirawat di 3 rumah sakit yaitu RSU dr Soetomo, RSUD dr Soewandi dan RS PHC Perak. Beberapa korban sudah dibawa pulang karena hanya luka ringan, dan lainnya masih dirawat karena luka berat.





Baca Juga: Bongkar Kasus Internasional, AKBP Edy Herwiyanto Raih 6 Penghargaan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.