Kamis, 11 Jun 2026 17:28 WIB

Sakit Mata Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

Ketua Perdami Jatim melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung NLC di Surabaya
Ketua Perdami Jatim melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung NLC di Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 
jatimnow.com - Peralatan pengobatan mata di Indonesia tidak kalah dengan negara tetangga.
 
Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jawa Timur dr Wimbo Sasongko SpM-KVR berharap masyarakat lebih memilih berobat di Indonesia, karena peralatannya juga sudah canggih.
 
"Tidaklah perlu berobat sampai ke luar negeri, di Surabaya pun juga bisa," ujar dr Wimbo Sasongko SpM-KVR, melalui siaran pers yang diterima jatimnow.com, Senin (5/11/2018).
 
Layanan kesehatan di Kota Surabaya semakin berkembang pesat. Katanya, tidak memungkiri bahwa kemajuan teknologi semakin menunjukkan kemajuan, khususnya di bidang kedokteran.
 
Bahkan, negara tetangga pun juga mengembangkan layanan medis berbasis teknologi. 
 
Dalam waktu dekat, ada penambahan tempat pengobatan khusus mata yang menggunakan teknologi Lasik yakni National Lasik Center (NLC).
 
Klinik LNC yang berada di kawasan Jalan Soekarno-Merr Surabaya itu mulai dibangun dan peletakan batu pertama pada Minggu (4/11/2018) kemarin. 
 
Lasik (laser-assited in situ keratomileusis) atau memperbaiki kelainan mata minus (myopia), mata plus, mata silinder (astigmatism) dengan menggunakan laser.
 
Kehadiran salah satu tempat pelayanan pengobatan mata ini pun disambut baik dr Wimbo.
 
Pasalnya, Surabaya adalah tempat rujukan kesehatan dari seluruh wilayah di Indonesia bagian timur.
 
"Saya kira pantas kalau ada NLC di sini. Karena Surabaya menjadi tempat rujukan masyarakat di Indonesia khususnya dari Indonesia bagian timur," tuturnya.
 
"Kami selaku Ketua Perdami Jawa Timur berharap masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke dokter mata di Indonesia ketimbang ke negara lain," tambahnya.
 
Sementara itu, CEO NLC dr Imam Tiharyo SpM (K) menambahkan, kehadiran NLC bukan hanya sekedar klinik Lasik.
 
Namun juga sebagai wadah edukasi kesehatan mata masyarakat, serta menunjang peningkatan kualitas dokter mata.
 
"Bagi dokter spesialis mata, NLC ke depan bisa menjadi pusat peningkatan kapasitas keahlian dan research center," ujar dr Imam.
 
Ia menambahkan, kehadiran NLC ini akan dilengkapi dengan peralatan terbaru dalam Lasik yakni menggunakan metode ReLEx SMILE.
 
Katanya, baru ada di rumah sakit mata di Jakarta yang menggunakan peralatan dan metode tersebut.
 
Sedangkan NLC di Surabaya, selain dengan ditunjang peralatan canggih, juga bersinergi dengan 25 dokter spesialis mata terdiri dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Bali.
 
"Ini model kerjasama sinergis yang konstruktif," jelasnya.
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.