Selasa, 21 Jul 2026 23:15 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, PLN Beri Bantuan Alat Pertanian Elektrik

Penyerahan bantuan TJSL PT PLN (Persero) berupa peralatan pertanian elektrik kepada Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Penyerahan bantuan TJSL PT PLN (Persero) berupa peralatan pertanian elektrik kepada Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa bagian Timur dan Bali, menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Sedap Banjar (Sembada Pangan Melalui Dukungan Electrifying Agriculture di Banjarsari Gresik). Bantuan tersebut berupa peralatan pertanian elektrik untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa hand traktor elektrik, pompa air elektrik, dan mesin semprot hama elektrik. Bantuan peralatan semuanya berbasis listrik, sehingga ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi udara.

Baca Juga: PLN Luncurkan Program LARAS, Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Cuan

Selain bantuan peralatan pertanian, PT PLN (Persero) juga memberikan pelatihan bagi anggota Gapoktan Desa Banjarsari, tentang pengelolaan hasil tani, pemasaran produk, dan pengendalian hama.

Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN Unit Pelaksana Transmisi Gresik, Rizky Wahyu Saputra, mengatakan program bantuan Electrifying Agriculture merupakan salah satu wujud nyata dan komitmen PT PLN (Persero) untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

"Acara ini merupakan bentuk komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan energi listrik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Rizky Wahyu Saputra, Kamis (25/6/2026).

Rizky menyampaikan bahwasanya PT PLN (Persero) punya cita-cita sebagai perusahaan energi yang berkonsep go green atau ramah lingkungan. Dengan dukungan berbagai pihak hal itu salah satunya telah diwujudkan melalui program Electrifying Agriculture.

“Kami meyakini bahwa listrik bukan hanya untuk penerangan. Lebih dari itu listrik juga jadi penggerak produktivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Itulah yang menjadi visi kami ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Rizky melanjutkan jika pihaknya berharap dari bantuan ini nantinya para petani yang tergabung dalam Gapoktan Desa Banjarsari dapat memanfaatkan energi listrik yang dapat mendukung kegiatan pertanian secara lebih efektif dan efisien. Dengan begitu produksi dan kualitas hasil pertaniannya meningkat sehingga mampu memperkuat daya saing di pasaran.

“Semoga kerjasama dan sinergi ini menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi dan semangat baru dalam mengembangkan sektor pertanian yang lebih maju, modern dan berkelanjutan yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa Banjarsari pada khususnya dan Kabupaten Gresik pada umumnya,” harapnya.

Salah satu anggota Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, sedang menempel striker di mesin pompa eletrik bantuan dari PT PLN (Persero). (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)Salah satu anggota Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, sedang menempel striker di mesin pompa eletrik bantuan dari PT PLN (Persero). (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Menanggapi program bantuan ini, Kepala Desa (Kades) Banjarsari, Agus Suwondo, menyambut gembira dan merasa sangat bersyukur. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang telah memberikan perhatian besar untuk kesejahteraan warganya.

Baca Juga: PT SIER Bagikan Puluhan Alat Pengolah Sampah ke 12 Kampung di Surabaya

“Hampir setiap tahun kami mendapat bantuan dari PT PLN (Persero). Kali ini bantuannya berupa peralatan pertanian berbasis elektrik. Semoga bantuan ini bisa menambah semangat para petani sehingga apa yang dicanangkan Presiden Prabowo mengenai ketahanan pangan bisa tercapai lebih cepat,” ucap Agus.

Ketua Gapoktan Desa Banjarsari, H. Sapi’in, berpesan kepada seluruh anggotanya untuk turut menjaga dan merawat dengan baik bantuan peralatan pertanian yang sudah diterima dari PT PLN (Persero). Ia juga menegaskan bahwa bantuan ini harus dipergunakan dengan tepat.

“Pemanfaatan bantuan ini harus dikoordinasi dengan baik. Jangan hanya dibuat perkelompok, tapi semua harus merasakan manfaatnya. Sebab bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Banjarsari,” pungkas Sapi’in.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.