Mbak Vinanda Tinjau Hasil Renovasi Rutilahu Swadaya Warga di Kota Kediri
- Penulis : Yanuar D
- | Selasa, 26 Mei 2026 16:30 WIB
jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau hasil renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) milik salah satu warga di Kelurahan Pocanan, Sukamto, Selasa (26/5/2026). Mbak Vinanda ingin memastikan hasil renovasi baik dan layak ditempati Sukamto bersama istri dan satu cucunya.
Tak hanya meninjau, Mbak Vinanda juga menyerahkan paket sembako dan juga peralatan tidur. Seperti kasur, bantal, guling dan kipas angin.
Baca Juga: Antisipasi Kepadatan di Kaliombo, Dishub Pantau Arus Lewat ATCS
"Hari ini saya mengunjungi salah satu rumah warga yang kebetulan kemarin dapat laporan dari warga sekitar tidak layak. Lalu kita survei memang tidak layak dan rumahnya belum SHM. Kami berdiskusi dan bisanya direnovasi melalui swadaya," ujar Mbak Wali Vinanda.
Wali kota termuda ini menjelaskan bahwa renovasi rumah Sukamto ini melalui swadaya Camat, Lurah, Forkopimcam, Pramuka dan masyarakat. Terkumpul kurang lebih 20 juta. Beberapa bagian rumah yang direnovasi termasuk kamar. Setelah direnovasi, harapannya Sukamto dan keluarga bisa hidup lebih layak.
“Alhamdulillah kami bisa membantu peralatan tidur. Tadi saya juga lihat kamar cucunya masih kurang layak sehingga saya akan renovasi secara pribadi. Dari pemerintah ada bantuan sosial," jelasnya.
Mbak Vinanda mengungkapkan untuk cucu dari Sukamto, yakni Okta akan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan untuk masuk di sekolah non formal. Okta sempat bersekolah hingga sekolah dasar.
Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali
“Kami akan fasilitasi di sekolah non formal agar Mbak Okta ini bisa memiliki ijazah setara SMP dan SMA. Mbak Okta ini semangat untuk melanjutkan sekolahnya. Di sekolah non formal ini lebih fleksibel waktunya," ungkapnya.
Camat Kota Agus Suharyanto menambahkan bantuan renovasi rumah ini merupakan swadaya dari Forkopimcam, Koramil, Kelurahan, OPD, Pramuka dan seluruh elemen masyarakat. Bantuan ini bersifat sekarela dan kemanusiaan. Karena memang rumahnya tidak layak huni, jadi segera direnovasi agar nyaman untuk ditempati. Untuk renovasi, mulai plafon, kusen, jendela, pintu, dinding, dan lantai keramik. Pengerjaan renovasi ini kurang lebih dua minggu.
“Ini kami kerjakan gotong-royong kami melihat sisi kemanusiaan. Kolaborasi ini antara Forkopimcam dan seluruh elemen masyarakat. Seperti jumat berkah ketika ada yang membutuhkan kami siap membantu," imbuhnya.
Baca Juga: Jembatan Kaliombo I Ditutup Total Selama 7 Bulan, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
Rasa bersyukur diungkapkan oleh Sukamto. Rumahnya yang tidak layak huni telah direnovasi menjadi lebih layak. Dahulu ketika hujan datang rumahnya banyak yang bocor. Kini setelah direnovasi rumahnya tidak bocor lagi ketika hujan.
“Saya bersyukur bisa dibantu. Rumah yang kami tempati menjadi lebih layak. Terima kasih atas bantuannya," ungkapnya
Editor : Yanuar D