Kamis, 23 Jul 2026 09:18 WIB

Mbak Vinanda Tinjau Hasil Renovasi Rutilahu Swadaya Warga di Kota Kediri

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 26 Mei 2026 16:30 WIB
Mbak Vinanda saat berada di lokasi rumah milik Sukamto. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Mbak Vinanda saat berada di lokasi rumah milik Sukamto. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau hasil renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) milik salah satu warga di Kelurahan Pocanan, Sukamto, Selasa (26/5/2026). Mbak Vinanda ingin memastikan hasil renovasi baik dan layak ditempati Sukamto bersama istri dan satu cucunya.

Tak hanya meninjau, Mbak Vinanda juga menyerahkan paket sembako dan juga peralatan tidur. Seperti kasur, bantal, guling dan kipas angin.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Resmikan Gedung I RSUD Gambiran, Perkuat Layanan Kesehatan

"Hari ini saya mengunjungi salah satu rumah warga yang kebetulan kemarin dapat laporan dari warga sekitar tidak layak. Lalu kita survei memang tidak layak dan rumahnya belum SHM. Kami berdiskusi dan bisanya direnovasi melalui swadaya," ujar Mbak Wali Vinanda.

Wali kota termuda ini menjelaskan bahwa renovasi rumah Sukamto ini melalui swadaya Camat, Lurah, Forkopimcam, Pramuka dan masyarakat. Terkumpul kurang lebih 20 juta. Beberapa bagian rumah yang direnovasi termasuk kamar. Setelah direnovasi, harapannya Sukamto dan keluarga bisa hidup lebih layak.

“Alhamdulillah kami bisa membantu peralatan tidur. Tadi saya juga lihat kamar cucunya masih kurang layak sehingga saya akan renovasi secara pribadi. Dari pemerintah ada bantuan sosial," jelasnya.

Mbak Vinanda mengungkapkan untuk cucu dari Sukamto, yakni Okta akan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan untuk masuk di sekolah non formal. Okta sempat bersekolah hingga sekolah dasar.

Baca Juga: Pemkot Kediri Operasikan 5 Armada Bus Sekolah di Hari Pertama

“Kami akan fasilitasi di sekolah non formal agar Mbak Okta ini bisa memiliki ijazah setara SMP dan SMA. Mbak Okta ini semangat untuk melanjutkan sekolahnya. Di sekolah non formal ini lebih fleksibel waktunya," ungkapnya.

Camat Kota Agus Suharyanto menambahkan bantuan renovasi rumah ini merupakan swadaya dari Forkopimcam, Koramil, Kelurahan, OPD, Pramuka dan seluruh elemen masyarakat. Bantuan ini bersifat sekarela dan kemanusiaan. Karena memang rumahnya tidak layak huni, jadi segera direnovasi agar nyaman untuk ditempati. Untuk renovasi, mulai plafon, kusen, jendela, pintu, dinding, dan lantai keramik. Pengerjaan renovasi ini kurang lebih dua minggu.

“Ini kami kerjakan gotong-royong kami melihat sisi kemanusiaan. Kolaborasi ini antara Forkopimcam dan seluruh elemen masyarakat. Seperti jumat berkah ketika ada yang membutuhkan kami siap membantu," imbuhnya.

Baca Juga: Kuota Sekolah Rakyat Kota Kediri Masih Tersedia, Warga Desil 3-4 Boleh Daftar

Rasa bersyukur diungkapkan oleh Sukamto. Rumahnya yang tidak layak huni telah direnovasi menjadi lebih layak. Dahulu ketika hujan datang rumahnya banyak yang bocor. Kini setelah direnovasi rumahnya tidak bocor lagi ketika hujan.

“Saya bersyukur bisa dibantu. Rumah yang kami tempati menjadi lebih layak. Terima kasih atas bantuannya," ungkapnya

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.