Selasa, 28 Jul 2026 04:52 WIB

Polisi Periksa Kopilot yang Mengaku Ditelanjangi di RSU dr Soetomo

  • Penulis :
  • | Senin, 29 Okt 2018 11:57 WIB
Tengku Mochtar Djohansyah (kiri), Houria Robyn (tengah) dan adik P.
Tengku Mochtar Djohansyah (kiri), Houria Robyn (tengah) dan adik P.

jatimnow.com - Kasus dugaan pelecehan yang menimpa korban berinisial P (23) kopilot salah satu maskapai penerbangan oleh tenaga medis di RSU dr Soetomo Surabaya terus berlanjut. Setelah melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Surabaya, P mengaku sudah diperiksa oleh penyidik Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak).

Hal itu disampaikan Kuasa Hukum P, Tengku Mochtar Djohansyah.

"Polisi bergerak sangat cepat. Kami salut dan respect dengan kepolisian di Surabaya. Klien kami (P) sudah dimintai keterangan," bebernya, Senin (29/10/2018).

Djohan, sapaan akrab Tengku Mochtar Djohansyah mengatakan, Unit PPA Polrestabes Surabaya meminta keterangan P di kamar perawatannya di RS Siloam, Surabaya.

"Klien kami dimintai keterangan dalam keadaan sadar penuh, karena kondisinya sudah lumayan membaik," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, atas dugaan pelecehan yang menimpa P, Djohan bersama Houria Robyn ibu P membut LP (Laporan Polisi) ke Polrestabes Surabaya. Dalam LP/B/1099/X/2018/Jatim/Restabes Sby itu tercatat pelapor atas nama Tengku Mochtar Djohansyah selaku kuasa hukum P. Sedangkan terlapor merupakan oknum medis berinisial B. LP itu dibuat pada Sabtu (27/10/2018).

Dalam LP itu juga tertera bahwa pelaporan dilakukan atas perkara pornografi / ITE.

"Kalau pornografi sudah jelas. Klien kami (P) dibuka pakaiannya sampai telanjang meskipun sudah menolak 3 kali kemudian difoto oleh oknum itu," terang Djohan, Minggu (28/10/2018) kemarin.

Lantas bagaimana dengan perkara ITE yang dituduhkan terhadap terduga pelaku? Tengku Mochtar Djohansyah yang akrab disapa Djohan menjelaskan, hal itu dilakukan pihaknya setelah mendatangi RSU dr Soetomo dan bertemu dengan beberapa tenaga medis.

"Pada saat kami bertemu itulah, kami mendapati ada 2 HP yang menyimpan foto telanjang klien kami. Yaitu HP milik B dan HP tenaga medis lainnya. Padahal yang memotret klien kami hanya B," beber Djohan.

Djohan kemudian menanyakan ke tenaga medis selain B, dapat darimana foto kliennya tersebut, Djohan mendapat jawaban dari mereka bahwa foto itu didapat dari grup.

"Entah grup apa itu, yang pasti kami yakini foto itu telah ditransmisikan oleh si B kepada orang lain. Sehingga kami perkarakan atas ITE tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.