Sabtu, 06 Jun 2026 12:55 WIB

Kandang Ayam di Dringu Probolinggo Terbakar, 21 Ribu Ekor Mati

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 19 Mei 2026 15:35 WIB
Kebakaran kandang ayam di Dringu Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)
Kebakaran kandang ayam di Dringu Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebakaran menghanguskan peternakan ayam pedaging di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo pada Selasa (19/5/2026) pagi. 

Akibat peristiwa ini, dua petak kandang ludes terbakar dan sekitar 21 ribu ekor ayam yang baru ditebar mati.

Baca Juga: Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Api dilaporkan muncul dengan sangat cepat dan langsung melahap seluruh bangunan kandang dalam waktu kurang dari satu jam. Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian. 

Kebakaran ini diduga kuat berasal dari korsleting listrik di sisi selatan kandang. Percikan api tersebut kemudian menyambar alat pemanas yang menggunakan tabung LPG 3 Kg, memicu ledakan kecil, dan membuat kobaran api langsung membesar.

Banyaknya material yang mudah terbakar di dalam kandang, seperti sekam padi, kayu, dan instalasi plastik, membuat api merembet dengan sangat cepat. 

Meski warga sempat mencoba memberikan pertolongan, besarnya kobaran membuat ribuan ayam di dalamnya terjebak dan tidak bisa diselamatkan. 

Baca Juga: Razia Dadakan Tengah Malam di Rutan Kraksaan, Petugas Sita Benda Ini

Sekretaris Desa Kedungdalem, Lukman Hadi, mengonfirmasi titik awal kemunculan api yang langsung melahap bangunan peternakan tersebut.

"Api dari selatan, dua petak hangus, satunya masih selamat, nggak sampai merembet," terang Lukman Hadi.

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk mencegah api agar tidak meluas ke kandang lain maupun ke pemukiman warga. Proses pendinginan membutuhkan waktu yang cukup lama karena bara api terus muncul dari balik tumpukan sekam. 

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, menyatakan bahwa penanganan ekstra dilakukan secara menyeluruh guna mengantisipasi api kembali menyala.

"Proses pendinginan membutuhkan waktu cukup lama untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala," ungkapnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp280 juta, yang meliputi kerusakan total bangunan kandang, peralatan peternakan, serta kematian puluhan ribu ayam pedaging. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.