Kamis, 23 Jul 2026 05:09 WIB

Antisipasi Gangguan Fatal, PLN Gercep Ganti Komponen Vital 150kV GI Grati

Penggantian Capacitive Voltage Transformer (CVT) Bay 150kV Pier Phasa S di Gardu Induk Grati. (Foto: PLN UIT JBM for jatimnow.com)
Penggantian Capacitive Voltage Transformer (CVT) Bay 150kV Pier Phasa S di Gardu Induk Grati. (Foto: PLN UIT JBM for jatimnow.com)

jatimnow.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo, merampungkan pekerjaan kritikal penggantian Capacitive Voltage Transformer (CVT) Bay 150kV Pier Phasa S di Gardu Induk (GI) Grati.

Hebatnya, pengerjaan instalasi vital bertegangan tinggi ini dilakukan pada malam hari dan sama sekali tidak menyebabkan pemadaman listrik bagi pelanggan. Langkah strategis diambil demi menjaga kontinuitas pasokan sekaligus meminimalkan dampak gangguan aktivitas terhadap masyarakat maupun operasional sektor industri.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

Manager PLN UPT Probolinggo, Budi Santoso, menjelaskan bahwa penggantian komponen tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan dan langkah preventif perusahaan. Keputusan ini diambil setelah hasil asesmen dan pengujian berkala menunjukkan adanya penurunan performa pada peralatan lama.

"Penggantian Material Transmisi Utama (MTU) ini adalah hasil dari tindakan preventif dan asesmen kami. Peralatan yang sudah mengalami penurunan performa harus segera diganti sebelum terjadinya breakdown yang tentunya akan mengganggu pasokan," jelas Budi dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Untuk menuntaskan misi krusial tersebut dalam waktu satu hari, UPT Probolinggo menerjunkan 11 personel tangguh dari Tim Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Probolinggo. Operasi ini didukung pemanfaatan peralatan taktis secara maksimal, mulai dari mobile crane berkapasitas 3 ton, manlift, scaffolding, tool set, hingga commissioning set.

Baca Juga: PLN Luncurkan Program LARAS, Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Cuan

Bekerja di malam hari dengan risiko tinggi menuntut pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ekstra ketat. Budi menegaskan bahwa penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan penggunaan alat pelindung diri lengkap adalah harga mati bagi setiap personel yang bertugas.

"Tidak ada yang lebih berharga dari keselamatan pekerja itu sendiri. Dengan pekerjaan aman, insyaallah sistem dan peralatan juga akan andal," tambahnya.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

Dedikasi para personel di lapangan ini mendapat apresiasi khusus dari General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja. Ia menyebut semangat para petugas yang terus siaga di balik terang yang dinikmati pelanggan ini sebagai wujud nyata hadirnya "pahlawan kelistrikan".

"Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya dibangun dari teknologi dan peralatan, tetapi juga dari dedikasi insan PLN yang memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh personel yang tetap siaga 24 jam tanpa henti demi menjaga kualitas pasokan listrik di Jawa Timur dan Bali," ungkap Ika.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.