Minggu, 07 Jun 2026 00:10 WIB

Dukung Program MBG, Indonesia Impor Sapi Perah hingga Unta dari Australia

Petugas Barantin mengawasi puluhan ekor sapi yang baru didatangkan dari Australia. (Foto: Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jatim for jatimnow.com)
Petugas Barantin mengawasi puluhan ekor sapi yang baru didatangkan dari Australia. (Foto: Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Ratusan hewan ternak impor asal Australia yang baru saja mendarat di Jawa Timur langsung mendapat pengawasan super ketat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin). Langkah karantina ini dilakukan sebagai upaya mengamankan pasokan protein hewani untuk ketahanan pangan nasional, sekaligus menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan pemerintah.

Rombongan ternak tersebut tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, menggunakan pesawat kargo khusus pada Senin (30/3/2026). Setibanya di bandara, seluruh hewan langsung dievakuasi menuju Instalasi Karantina Hewan (IKH) milik Karantina Jawa Timur di kawasan Tandes, Surabaya.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Deputi Bidang Karantina Hewan Barantin, Sriyanto, menegaskan bahwa seluruh ternak impor wajib melewati serangkaian prosedur ketat, mulai dari pemeriksaan fisik hingga uji laboratorium, sebelum dinyatakan aman dan dilepasliarkan.

"Seluruh tahapan pemeriksaan ini dilakukan secara komprehensif. Kami harus benar-benar memastikan hewan yang masuk dalam kondisi sehat serta terbebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK)" tegas Sriyanto.

Guna memperkaya keanekaragaman genetik dan mendongkrak produksi peternakan lokal, ternak impor yang didatangkan kali ini memiliki spesifikasi khusus. Rinciannya terdiri dari 23 ekor sapi perah, 35 ekor unta, serta 145 ekor domba jenis texel, suffolk, dan dorper.

Selama masa karantina di Tandes, tim medis memantau indikasi penyakit hewan menular strategis yang sangat diwaspadai, seperti Brucellosis, Paratuberculosis (Para TB), Enzootic Bovine Leucosis (EBL), Bovine Viral Diarrhea (BVD), hingga penyakit lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD).

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Sriyanto menambahkan, impor sapi perah ini diharapkan mampu menambal defisit produksi susu nasional. Ketersediaan susu dan daging yang melimpah, aman, dan halal merupakan kunci utama dari eksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat luas.

"Kami memastikan produk turunan dari ternak yang masuk ini dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan dan pastinya aman dikonsumsi," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur, Sokhib, membeberkan bahwa tingkat kebutuhan industri dalam negeri terhadap sapi perah memang tergolong tinggi.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Berdasarkan data sistem layanan digital Best Trust Barantin, sepanjang tahun 2025 lalu, Jawa Timur tercatat telah menerima impor sebanyak 2.863 ekor sapi perah, serta 265 ekor domba (Dorper dan Suffolk). Hal ini membuktikan bahwa impor masih menjadi strategi jangka pendek yang krusial untuk menjaga stabilitas pasokan gizi Nusantara.

"Melalui pengawasan lalu lintas hewan yang optimal, risiko masuk dan menyebarnya penyakit dari luar negeri dapat dicegah, sehingga program swasembada pangan kita tetap berjalan aman," pungkas Sokhib.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.