Kamis, 23 Jul 2026 07:57 WIB

Melihat Program Pascasarjana di Unisda Lamongan yang Banyak Diminati Warga

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 31 Mar 2026 12:39 WIB
Maket Kampus Unisda Lamongan. (Foto : Unisda for Jatimnow.com)
Maket Kampus Unisda Lamongan. (Foto : Unisda for Jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan membeberkan progres perkembangan Program Pascasarjana, yang terus meningkat dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Ketua Senat Unisda, M. Afif Hasbullah mengungkapkan jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) menarik minat banyak pihak baik elemen masyarakat, tokoh publik, politisi, hingga pengusaha.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

“Minat masyarakat terhadap program Pascasarjana di Unisda terus meningkat dari waktu ke waktu, Mahasiswanya berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi, pendidik, pejabat, hingga tokoh publik,” ungkapnya, Selasa (31/3/2026).

Dijelaskan Afif, Unisda memiliki 5 Prodi Pascasarjana diantaranya Program Doktororal (S3) meliputi disiplik Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam, dan Magister (S2) meliputi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Hukum.

"Program Doktor Studi Islam menjadi salah satu yang paling diminati. Hal itu tidak lepas dari ragam konsentrasi yang ditawarkan, mulai dari pemikiran Islam, hukum, kebijakan publik, ekonomi dan bisnis Islam, lingkungan, filsafat, gender, hingga kesehatan," bebernya.

Beberapa di antaranya mahasiswa di Program Pascasarjana Unsida adalah pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman, pengusaha Arum Sabil, mantan Bupati Jember Faidah, serta Dansatkornas Ansor Syafiq Sauqi.

Afif menyebut, Program Doktor Pendidikan Agama Islam yang baru saja mendapat izin oprasional Kementerian Agama juga menarik minat. Pendaftar datang kalangan pejabat luar negeri seperti Pejabat Menteri Pendidikan Timor Leste Domingos Lopes Lemos dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Pada jenjang magister, program kependidikan—baik PAI maupun PBSI—menawarkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Skema ini memungkinkan para praktisi dan profesional menempuh studi magister dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

“Melalui RPL, pengalaman kerja mahasiswa dapat dikonversi menjadi mata kuliah, sehingga studi bisa ditempuh sekitar dua semester,” jelasnya.

Adapun Magister Hukum diarahkan untuk mencetak tenaga profesional di bidang hukum bisnis, tata negara, pidana, hukum Islam, dan hukum kesehatan. Mayoritas mahasiswa berasal dari kalangan praktisi maupun calon praktisi hukum.

“Kami mendorong pendekatan multidisiplin dan interdisipliner agar mahasiswa memiliki cara pandang yang lebih terbuka, kritis, dan kontekstual,” ujarnya.

Dari sisi pembiayaan, Afif menegaskan bahwa program pascasarjana Unisda tetap terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

“Program doktor dapat ditempuh dengan biaya sekitar Rp55 juta hingga lulus, sedangkan program magister berkisar Rp20 jutaan,” ungkapnya.

Sejauh ini, Unisda Lamongan telah memiliki tujuh Program Studi berakreditasi unggul. Selain itu, terdapat lima guru besar tetap, yakni M. Afif Hasbullah, Titiek Rohanah Hidayati, Muhtadi Ridlwan, Djawahir Hejjazie, dan Syihabuddin Qalyubi. Adapun Ketua Program Studi Doktor dijabat oleh Babun Suharto.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.