Kamis, 23 Jul 2026 03:10 WIB

Kado Ramadan, 500 Marbot di Sidoarjo Dapat Asuransi Kecelakaan dan Kematian

500 marbot masjid di Sidoarjo resmi mendapatkan perlindungan JKK dan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan melalui kolaborasi dana CSR. (Foto/jatimnow.com)
500 marbot masjid di Sidoarjo resmi mendapatkan perlindungan JKK dan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan melalui kolaborasi dana CSR. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Para penjaga rumah ibadah di Kabupaten Sidoarjo kini bisa menjalankan tugasnya dengan lebih tenang. Sebanyak 500 marbot masjid resmi terdaftar dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Marbot Masjid Sidoarjo, mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Langkah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Usung Strategi 3C untuk Perluas Jaminan Pekerja

Perlindungan yang diberikan selama empat bulan ini bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR), sesuai dengan instruksi Bupati Sidoarjo untuk memperluas jaring pengaman bagi pekerja rentan.

Sosialisasi program yang berlangsung di Aula Kementerian Agama Sidoarjo pada Selasa (17/3) ini menegaskan bahwa profesi marbot memiliki risiko sosial-ekonomi yang selama ini sering luput dari perhatian.

Pelaksana Sementara (Pps.) Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo, Sentot Priyadi, menyatakan bahwa pihaknya tengah bergerak masif untuk menyentuh sektor-sektor pekerja non-formal, termasuk imam dan pengurus masjid.

"Kami ingin memastikan rekan-rekan yang melayani umat di rumah ibadah memiliki sandaran ekonomi saat terjadi risiko yang tidak diinginkan. Dengan Program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja ini, mereka tidak lagi berjuang sendirian," ujar Sentot.

Baca Juga: Indonesia Pimpin Sidang Pleno BRICS Trade Union Forum 2026 di India

Ia menambahkan bahwa jaminan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para marbot saat merawat masjid maupun melayani masyarakat.

Keberadaan asuransi ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dan sektor swasta bagi mereka yang bekerja di balik layar aktivitas keagamaan.

Program ini sebelumnya telah diresmikan di Pendopo Parasamya sebagai simbol dimulainya sinergi lintas sektor.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan PEKA, Ahli Waris Dibina Jadi Wirausaha

Melalui skema pembiayaan CSR, beban premi yang biasanya memberatkan pekerja berpenghasilan rendah kini dialihkan kepada perusahaan mitra pemerintah.

Harapannya, inisiatif di Sidoarjo ini menjadi pemantik bagi wilayah lain agar semakin banyak pekerja rentan yang terlindungi.

Dengan adanya jaminan sosial, risiko ekonomi tak terduga tidak akan langsung memutus kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.