Sabtu, 13 Jun 2026 00:28 WIB

Mempercepat Pembuatan Tempe Menggunakan Medan Magnet, Ini Caranya

Dua pelajar Surabaya yang menemukan metode mempercepat pembuatan tempe.
Dua pelajar Surabaya yang menemukan metode mempercepat pembuatan tempe.

jatimnow.com — Tempe memang makanan yang selalu digemari masyarakat Indonesia. Meski tergolong murah, proses fermentasi terhadap biji kedelai tempe ini membutuhkan waktu cukup lama atau sekitar tiga hari.

Padahal, permintaan tempe begitu tinggi, terkadang pengusaha tempe harus bekerja ekstra dalam pembuatannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kondisi itulah yang membuat dua pelajar asal SMP Negeri 18 Surabaya, yaitu Balqis Saila Sufa AL-Zakiyah dan Anggie Dwi Oktavia membuat metode percepatan pembuatan tempe dengan menggunakan medan magnet.

Balqis mengatakan dalam metode yang ditemukannya tersebut, pemaparan medan magnet mampu meningkatkan jumlah bakteri dan mikroba yang menguntungkan pada proses pembuatan Tempe.

“Peletakan medan magnet pada penelitian yang saya lakukan menggunakan medan magnet, ditentukan dengan posisi magnet," tutur Bilqis, Senin (22/10/2018).

Ia pun menjelaskan cara pembuatannya, pertama yang dilakukan adalah kedelai yang sudah diberi kapang rizokus atau yang biasanya dikenal ragi, dibungkus dengan daun pisang kemudian diletakkan ke sebuah magnet dengan posisi menyamping dan diikat dengan karet.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Peletakan medan magnet pada percepatan pembuatan tempe kedelai sangat mempengaruhi dari hasil uji coba,” ujarnya.

Berdasarkan hasil uji coba berdiri 53 dan 53 gram, tidur 55, menyamping 55 dan 56 gram, dan tengkurap 57 dan 59 gram. Ternyata dari hasil tersebut yang baik adalah tengkurap 57 dan 59 gram," paparnya.

Anggie menambahkan penemuan metode tersebut membuat timnya berhasil menyabet juara tiga kategori life science pada lomba peneliti belia 2018 yang digelar Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Selain memanfaatkan medan magnet, hal ini juga dapat sebagai media pembelajaran fisika yang menarik, juga dapat membantu para pengusaha tempe untuk dapat mempercepat pembuatan tempenya," pungkasnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.