Kamis, 23 Jul 2026 05:42 WIB

Fraksi PPP Jember Minta SPPG Penyebab Keracunan Siswa dan Guru Disanksi Tegas

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 06 Feb 2026 11:33 WIB
Foto: Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana. (Sugianto)
Foto: Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana. (Sugianto)

jatimnow.com-Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jember meminta pihak terkait agar memberikan sanksi tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai MBG hingga menyebabkan dugaan keracunan bagi siswa dan guru SMPN 1 Umbulsari.

"Kami sangat prihatin dengan kejadian yang ada di SMPN 1 Umbulsari. Tentunya, SPPG di perlu memperketat, memperhatikan lagi dari pada keamanan pangan, kebersihan dan gizi yang seimbang," ujar Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Menurutnya, secara struktur SPPG sudah lengkap, terdapat ahli gizi dan tenaga lainnya. Mereka harus mengutamakan kebersihan makanan sehingga tidak mengurangi minat atau nafsu makan penerima.

"Itu yang perlu diperhatikan. Karena, kalau kejadian ini kembali terulang, ini akan menajdi dampak pada SPPG yang lain juga, ini akan menjadi trauma kepada siswa yang menerima MBG tersebut. Contoh seperti SMPN 1 Umbulsari yang kemarin siswa dan gurunya mengalami mual, muntah, diare, ini ketika mau menerima MBG lagi pasti akan menjadi trauma," ungkap Ikbal.

Anggota DPRD asal Daerah Pemilihan 7 Jember ini menyarankan, agar pihak guru memberikan sampling atau mengecek terlebih dahulu MBG yang baru tiba di sekolah, sebelum dibagikan ke penerimanya.

Baca Juga: Gelar Aksi Damai, Mitra MBG di Tulungagung Komitmen Lakukan Perbaikan

"Karena porsi yang dimasak luar biasa banyak, jadi butuh perhatian terhadap makanan yang diolah tersebut," urainya.

Dengan peristiwa keracunan yang terjadi di SMPN 1 Umbulsari ini, Ikbal meminta pihak terkait agar memberi sanksi tegas kepada SPPG.

"Kalau tidak ada sangsi tegas gimana? Baik dari penggantian makanan yang sudah diserahkan atau yang menyebabkan keracunan atau tidak layak untuk dimakan, atau juga p engembalian anggaran mungkin, karena sudah dianggarkan," tegasnya.

Baca Juga: Satpam Salah Injak Pedal, Mobil MBG Tabrak Tembok SPPG di Jember

Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran oleh SPPG agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi lagi.

"Kita semua mendukung, karena program ini bagus. Namun dibawah atau penerima juga perlu diperhatikan, jangan sampai berdampak buruk bagi penerima," tandasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.