Sabtu, 06 Jun 2026 14:48 WIB

Fraksi PPP Jember Minta SPPG Penyebab Keracunan Siswa dan Guru Disanksi Tegas

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 06 Feb 2026 11:33 WIB
Foto: Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana. (Sugianto)
Foto: Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana. (Sugianto)

jatimnow.com-Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jember meminta pihak terkait agar memberikan sanksi tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai MBG hingga menyebabkan dugaan keracunan bagi siswa dan guru SMPN 1 Umbulsari.

"Kami sangat prihatin dengan kejadian yang ada di SMPN 1 Umbulsari. Tentunya, SPPG di perlu memperketat, memperhatikan lagi dari pada keamanan pangan, kebersihan dan gizi yang seimbang," ujar Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Menurutnya, secara struktur SPPG sudah lengkap, terdapat ahli gizi dan tenaga lainnya. Mereka harus mengutamakan kebersihan makanan sehingga tidak mengurangi minat atau nafsu makan penerima.

"Itu yang perlu diperhatikan. Karena, kalau kejadian ini kembali terulang, ini akan menajdi dampak pada SPPG yang lain juga, ini akan menjadi trauma kepada siswa yang menerima MBG tersebut. Contoh seperti SMPN 1 Umbulsari yang kemarin siswa dan gurunya mengalami mual, muntah, diare, ini ketika mau menerima MBG lagi pasti akan menjadi trauma," ungkap Ikbal.

Anggota DPRD asal Daerah Pemilihan 7 Jember ini menyarankan, agar pihak guru memberikan sampling atau mengecek terlebih dahulu MBG yang baru tiba di sekolah, sebelum dibagikan ke penerimanya.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

"Karena porsi yang dimasak luar biasa banyak, jadi butuh perhatian terhadap makanan yang diolah tersebut," urainya.

Dengan peristiwa keracunan yang terjadi di SMPN 1 Umbulsari ini, Ikbal meminta pihak terkait agar memberi sanksi tegas kepada SPPG.

"Kalau tidak ada sangsi tegas gimana? Baik dari penggantian makanan yang sudah diserahkan atau yang menyebabkan keracunan atau tidak layak untuk dimakan, atau juga p engembalian anggaran mungkin, karena sudah dianggarkan," tegasnya.

Baca Juga: IPAL dan Sampah Jadi Sorotan, Hanya 2 dari 7 SPPG di Silo Jember yang Dinilai Layak

Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran oleh SPPG agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi lagi.

"Kita semua mendukung, karena program ini bagus. Namun dibawah atau penerima juga perlu diperhatikan, jangan sampai berdampak buruk bagi penerima," tandasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.