Rabu, 29 Jul 2026 00:57 WIB

Mayat Nelayan Terapung di Perairan Paciran Lamongan

Mayat nelayan Lamongan saat berada di rumah duka. (Foto: Polres Lamongan for jatimnow.com)
Mayat nelayan Lamongan saat berada di rumah duka. (Foto: Polres Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sesosok mayat terapung di perairan pantai Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Lamongan, Kamis (5/2/2026) pagi. Dari hasil pendalaman, mayat tersebut adalah seorang nelayan berinisial KAS (64) warga desa setempat.

Penemuan mayat tersebut, pertama kali diketahui oleh nelayan lain yang saat itu tengah melakukan aktifitas melaut. Saksi menyebut bahwa, sekitar pukul 07.00 sepulang dari melaut dia menemukan mayat terapung dengan kondisi tengkurap.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Atas temuan tersebut, saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada nelayan Desa Tunggul dan warga sekitar, yang selanjutnya diteruskan oleh Ketua RN Desa Tunggul kepada Kapolsek Paciran.

Mayat berhasil diketahui setelah proses evakuasi, dari keterangan saksi korban terlihat terakhir kali pergi brangkat menuju laut dengan tujuan mengambil jaring miliknya pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi korban ke darat, mencatat identitas korban dan saksi, serta melakukan pencocokan data," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Oleh petugas Polsek Paciran, Kasat Polairud, anggota kepolisian, serta perangkat desa setempat mayat dievakuasi kemudian dilakukan prosedur sesuai aturan.

"Selanjutnya, korban ditangani sesuai prosedur kepolisian untuk proses lebih lanjut dan jenazah diserahkan pada keluarga," tuturnya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Lebih lanjut, Ipda M. Hamzaid mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan warga pesisir, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, memperhatikan kondisi cuaca, serta tidak melakukan aktivitas sendirian pada malam hari.

"Apabila menemukan kejadian darurat atau peristiwa yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui telepon layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," urainya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.