Selasa, 09 Jun 2026 06:24 WIB

Mayat Nelayan Terapung di Perairan Paciran Lamongan

Mayat nelayan Lamongan saat berada di rumah duka. (Foto: Polres Lamongan for jatimnow.com)
Mayat nelayan Lamongan saat berada di rumah duka. (Foto: Polres Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sesosok mayat terapung di perairan pantai Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Lamongan, Kamis (5/2/2026) pagi. Dari hasil pendalaman, mayat tersebut adalah seorang nelayan berinisial KAS (64) warga desa setempat.

Penemuan mayat tersebut, pertama kali diketahui oleh nelayan lain yang saat itu tengah melakukan aktifitas melaut. Saksi menyebut bahwa, sekitar pukul 07.00 sepulang dari melaut dia menemukan mayat terapung dengan kondisi tengkurap.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Atas temuan tersebut, saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada nelayan Desa Tunggul dan warga sekitar, yang selanjutnya diteruskan oleh Ketua RN Desa Tunggul kepada Kapolsek Paciran.

Mayat berhasil diketahui setelah proses evakuasi, dari keterangan saksi korban terlihat terakhir kali pergi brangkat menuju laut dengan tujuan mengambil jaring miliknya pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi korban ke darat, mencatat identitas korban dan saksi, serta melakukan pencocokan data," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Oleh petugas Polsek Paciran, Kasat Polairud, anggota kepolisian, serta perangkat desa setempat mayat dievakuasi kemudian dilakukan prosedur sesuai aturan.

"Selanjutnya, korban ditangani sesuai prosedur kepolisian untuk proses lebih lanjut dan jenazah diserahkan pada keluarga," tuturnya.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Lebih lanjut, Ipda M. Hamzaid mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan warga pesisir, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, memperhatikan kondisi cuaca, serta tidak melakukan aktivitas sendirian pada malam hari.

"Apabila menemukan kejadian darurat atau peristiwa yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui telepon layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," urainya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.