Sabtu, 06 Jun 2026 18:02 WIB

Proyek Dam Pelimpah Jember Senilai Rp15 M Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Segera Cek

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 12 Jan 2026 15:00 WIB
Kondisi pembangunan Dam Pelimpah. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kondisi pembangunan Dam Pelimpah. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proyek Dam Pelimpah milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berada di Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Jember ambrol. Komisi D DPRD Jawa Timur berjanji akan segera meninjau lokasi.

Informasi dihimpun, Proyek Dam Pelimpah ini memakan anggaran Rp15 miliar bersumber dari APBD Jatim, dengan konsultan supervisi PT Kencana Adya Daniswara.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Bahkan, bangunan Dam Pelimpah Sungai Tanggul di Kabupaten Jember dilaporkan ambruk sebelum dilakukan serah terima kepada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur, proyek tersebut dikerjakan oleh PT Rajendra Pratama Jaya.

"Yang ambrol itu Kisdam, karena tergerus oleh kekuatan air, terus tangkis sebelah barat juga terkikis," kata salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, Senin (12/1/2026).

Sedangkan, anggota Komisi D DPRD Jatim, H. Satib mengatakan, bari tahu informasi tersebut dan akan menindaklanjutinya.

"Saya juga baru tahu, kalau ada seperti itu. Nanti dalam waktu dekat, saya akan turun lapangan untuk meninjau pekerjaan tersebut," katanya.

Kalau memang belum diserah terimakan, atau masih dalam masa pemeliharaan, kata Satib, maka ini masih menjadi tanggung jawab rekanan.

Tapi, dengan kejadian seperti ini, atas nama Komisi D DPRD Jatim meminta, khususnya kepada Direksi PU SDA untuk melakukan uji material.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

"Apakah pekerjaannya sudah sesuai dengan spek, ini harus di lab. Saya tidak ingin, kejadian ini terulang kembali di daerah-daerah lain," jelasnya.

"Memang ini juga karena gerusan air, akhirnya kita melihat tidak menutup kemungkinan adanya kesalahan spek juga, akhirnya timbul kecurigaan dari kami, bahwa ini tidak sesuai spek," lanjutnya.

Politisi Gerindra menegaskan, pihaknya sebagai Komisi D DPRD Jatim yang punya keweangan dalam rangka melakukan pengawasan.

"Saya minta ini ada hasil lab, sudah sesuai belum dengan spek yang diharuskan. Ini lepas dari ambrolnya, tapi spek ini juga menentukan ambrol dan tidaknya," ungkapnya.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Komisi D minta ada hasil lab, bahwa pekerjaan itu sudah sesuai spesifikiasi yang sudah ditentukan dalam lelang. Saya tidak ingin proyek ini dimanfaatkan rekanan dalam rangka mencari keuntungan setinggi-tingginya, tapi mengorbankan kualitas," sambungnya.

Kalau memang ambrol karena kualitas, menurut Satib, harus diperhitungkan. Jadi kualitas inilah yang diperhitungkan.

"Kalau menang ambrol karena kualitas, rekanan harus bertanggung jawab untuk memperbaiki kualitas," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.