Selasa, 09 Jun 2026 04:56 WIB

Mahasiswa Program S3 Studi Islam Unisda Lamongan Jalani Orientasi Kampus

Orientasi perkuliahan program S3 Studi Islam Unisda Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Orientasi perkuliahan program S3 Studi Islam Unisda Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Islam Darul 'Ulum (Unisda) Lamongan menggelar masa orientasi perkuliahan bagi mahasiswa Program S3 Studi Islam. Hal itu dilakukan mengingat banyaknya mahasiswa yang berasal dari luar daerah, seperti Jember, Jakarta, Bogor, dan wilayah pantura.

Digelar selama dua hari 19-20 Desember 2025, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru dalam memasuki jenjang pendidikan doktoral sekaligus sebagai pengenalan lingkungan akademik, budaya ilmiah.

Baca Juga: Forum Pemuda Internasional di Unisda Lamongan, Sampaikan Pesan Perdamaian Dunia

Seperti yang disampaikan, Prof Afif Hasbullah saat mengisi materi orientasi dengan tema Pemikiran Islam Indonesia dan Transformasi Hukum. Menurutnya, kajian pemikiran Islam Indonesia bukanlah sekadar nostalgia sejarah, melainkan kebutuhan metodologis dan normatif dalam merespons tantangan hukum dan sosial di masa depan.

"Pentingnya membangun kerangka hukum nasional yang modern namun tetap berakar kuat pada nilai etika dan spiritualitas masyarakat Muslim Indonesia," ungkap Prof. Afif dalam keteran tertulis, Senin (22/12/2025).

Prof. Afif juga mengulas dinamika relasi antara Islam, negara, dan hukum, termasuk ketegangan antara teks dan konteks, politik hukum, globalisasi, serta tantangan otoritas keagamaan di era digital.

Baca Juga: Melalui Audit ISO, Unisda Perkuat Mutu Pendidikan Taraf Internasional

Sementara itu, Ketua Program S3 Studi Islam, Prof Bubun Suharto memaparkan Transformasi Keilmuan Pesantren di Abad ke-21: Tantangan dan Peluang yang menyoroti tantangan besar yang dihadapi pesantren di era globalisasi, revolusi industri 4.0, serta pesatnya perkembangan teknologi digital.

"Pesantren dituntut untuk mampu beradaptasi dengan mengintegrasikan teknologi, seperti digitalisasi pembelajaran kitab kuning dan penguatan sistem informasi, tanpa meninggalkan karakter utama pesantren dalam membentuk insan berakhlak mulia," ujarnya.

Baca Juga: Unisda Lamongan Inisiasi Kolaborasi Perkuat Mutu Belajar Anak Usia Dini

Prof. Babun juga menekankan pentingnya budaya mutu yang berkelanjutan, inovasi dalam tata kelola pesantren, serta penguatan jejaring kerja sama di tingkat lokal, nasional, hingga internasional agar pesantren tetap relevan dan berdaya saing di tengah masyarakat global yang kompetitif.

Melalui rangkaian Orientasi Perkuliahan yang dilaksanakan selama dua hari ini, Unisda Lamongan menegaskan komitmennya dalam mencetak doktor-doktor Studi Islam yang unggul, berwawasan keislaman dan kebangsaan, serta mampu menjawab tantangan transformasi keilmuan, hukum, dan pendidikan Islam di era modern.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.