Minggu, 07 Jun 2026 01:04 WIB

Diduga Hina NU dan Banser, Gus Nur Penuhi Panggilan Polda Jatim

Gus Nur saat mendatangi Mapolda Jatim dan dikawal beberapa anggota FPI.
Gus Nur saat mendatangi Mapolda Jatim dan dikawal beberapa anggota FPI.

jatimnow.com - Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mendatangi Mapolda Jatim untuk memenuhi panggilan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (18/10/2018), sekitar pukul 11.00 Wib. Pemanggilannya atas kasus dugaan penghinaan terhadap Ormas Nahdlatul Ulama (NU) dan Banser.

Gus Nur menerangkan bahwa kedatangannya kali ini atas laporan dari pihak Banser. Namun, ia mengaku belum mengetahui apa yang menjadi penyebab pemanggilannya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Katanya Banser melaporkan, duko (saya belum tahu) mas. Pencemaran nama baik," terang Gus Nur saat ditanya awak media, Kamis (18/10/2018).

Gus Nur sendiri mengaku pasrah atas pemanggilan yang dilayangkan Polda Jatim ini. Bagi dia, yang terpenting bukan dipanggil atas kasus korupsi serta tindak pidana lain.

"Ndak apa-apa, yang penting bukan dipanggil atas kasus korupsi, pemerkosaan atau menjual jalan tol," ujarnya.

Pada saat datang ke Mapolda Jatim, Gus Nur dikawal puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI). Namun, puluhan anggota itu dicegat oleh petugas keamanan, sehingga yang bisa masuk hanya beberapa anggota FPI.

Bahkan, ketika hendak masuk ke gedung Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, petugas keamanan kembali membatasi pihak yang ingin mendampingi terlapor.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Pembatasan ini, sempat terjadi adu argumen. Namun akhirnya disepakati lima kuasa hukum yang boleh mendampingi Gus Nur selama pemeriksaan.

Saat akan memasuki ruang penyelidikan, ia sempat meminta dukungan berbagai pihak dengan cara saling mendoakan,

"Minta doanya saja supaya mudah-mudahan Surabaya ini aman, semua diampuni oleh Allah SWT. Saya juga mendoakan semoga yang melaporkan juga diampuni oleh Allah," imbuhnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Berdasarkan informasi yang didapat jatimnow.com, Gus Nur terlibat dalam video dugaan penghinaan yang berdurasi satu menit 26 detik yang diunggah ke media sosial.

Dalam video tersebut, Gus Nur sempat melontarkan kata-kata tak pantas yang ditujukan pada Ormas NU serta Banser, membandingkan dengan Ormas tempatnya bernaung. Ia juga menantang kiai NU untuk berdebat.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.