Rabu, 10 Jun 2026 22:36 WIB

IPCC-PTP Nonpetikemas Gembleng Talenta Muda di Port Connect 2025

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 25 Nov 2025 17:32 WIB
Port Connect 2025 menjadi wadah edukasi dan simbol sinergi antara dunia pendidikan dan industri kepelabuhanan. (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)
Port Connect 2025 menjadi wadah edukasi dan simbol sinergi antara dunia pendidikan dan industri kepelabuhanan. (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)

jatimnow.com - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) bersama PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) kembali menegaskan komitmen dan memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung pengembangan talenta muda melalui program Port Connect 2025. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional 2025.

Mengusung tema “Confident Youth, Connected Ports, Stronger Economy”, Port Connect 2025 menjadi wadah edukasi dan simbol sinergi antara dunia pendidikan dan industri kepelabuhanan. Acara ini juga merupakan wujud implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang berkelanjutan.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Perkuat Distribusi Logistik Bangka Belitung

Acara yang berlangsung di Ruang Serba Guna Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta ini menghadirkan 100 peserta inti dari kalangan mahasiswa, dosen, serta praktisi industri.

Direktur Komersial & Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto Sugiarto, dan Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, hadir sebagai narasumber utama dan membawakan Port Insight Talk Cluster Business Multipurpose.

Diskusi ini menyoroti peran pelabuhan multipurpose sebagai pusat ekonomi terintegrasi melalui pembentukan klaster bisnis, bukan hanya sebagai titik transit kargo.

Selain sesi berbagi wawasan, acara juga menghadirkan Diskusi Tematik bersama mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital serta Prodi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, yang dimoderatori oleh akademisi dan praktisi berpengalaman.

Kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang dialog interaktif, memperkaya perspektif mahasiswa tentang dinamika industri kepelabuhanan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi lintas sektor.

Bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan diwujudkan melalui pemberian bantuan alat penunjang pendidikan kepada mahasiswa berprestasi dari kedua program studi terkait. Langkah ini menegaskan komitmen PTP Nonpetikemas dan IPCC dalam mendukung generasi muda agar semakin siap menghadapi tantangan global.

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Kurniawati, menyambut baik kegiatan ini.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

”Kegiatan pengenalan perusahaan khususnya dunia kepelabuhanan bagi civitas akademik pada dua jurusan Ilmu Sosial dan Kehumasan serta Manajemen Transportasi dan Logistik Maritim menjadi gerbang utama untuk membuka wawasan bagi mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya selalu menjadi pegawai negeri, namun berkarir di perusahaan swasta dapat menjadi salah satu pilihan terbaik,” ujarnya.

Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, menyatakan bahwa Port Connect adalah bukti nyata kolaborasi lintas perusahaan dan dunia pendidikan.

“Bagi IPCC, Port Connect adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas perusahaan dan dunia pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya percaya diri, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif yang memperkuat ekosistem kepelabuhanan sekaligus memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan Sugeng, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto Sugiarto, juga menekankan pentingnya talenta muda.

“Kami percaya bahwa masa depan industri kepelabuhanan bergantung pada talenta muda yang inovatif dan bersemangat. Port Connect menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan industri, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Sebagai bagian dari rangkaian acara, mahasiswa juga diajak berpartisipasi dalam Lomba “Add Yours” via Instagram Story dengan konsep “A Day in My Life”.

Kompetisi ini mendorong kreativitas mahasiswa dalam mendokumentasikan pengalaman mereka selama acara, sekaligus memperluas jangkauan pesan edukatif melalui media sosial.

Dengan semangat Go Green, seluruh peserta diperkenalkan dengan campaign Zero Plastic Waste melalui pemberian tumbler ramah lingkungan dan dapat mengisi air minum secara berulang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini menunjukkan konsep keberlanjutan sebagai prinsip tata kelola baik IPCC maupun PTP Nonpetikemas.

Port Connect 2025 tidak hanya menjadi forum edukasi, tetapi juga simbol kolaborasi berkelanjutan antara pelabuhan, pendidikan, dan masyarakat.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.