Selasa, 09 Jun 2026 10:53 WIB

Dosen dan Mahasiswa ini Kembangkan E-STNK, Apa Itu?

Mahasiswa Universitas Narotama Surabaya Achmad Rizal menunjukkan E-STNK yang dibuatnya.
Mahasiswa Universitas Narotama Surabaya Achmad Rizal menunjukkan E-STNK yang dibuatnya.

jatimnow.com – Dosen dan mahasiswa Universitas Narotama Surabaya membuat aplikasi STNK elektronik (E-STNK) dengan menggunakan sistem operasi Android. Dosen tersebut adalah Slamet Winardi dan mahasiswa Achmad Rizal dari jurusan Sistem Komputer.

Slamet menjelaskan ide E-STNK ini muncul berawal dari banyaknya keluhan dari teman-temannya dan kerabatnya, yang harus menunggu sampai 6 bulan saat akan mencetak STNK dan BPKB pada 2017 lalu.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

“Ini juga untuk mengurangi penggunaan kertas dan memperkecil kemungkinan pemalsuan STNK,” kata Slamet di kampusnya, Rabu (17/10/2018).

Menurut Slamet, E-STNK ini juga bisa menjadi solusi beberapa program pemerintah yang kurang maksimal. Misalnya, program di Jatim yang membatasi kendaraan plat luar Jatim, yang mana diberikan waktu 3 bulan untuk berpindah menjadi plat Jatim.

“Padahal dengan internet of things, yaitu dengan E-STNK, pengawasan bisa dilakukan dengan lebih akurat. Solusinya bisa dengan sensor di perbatasan Jatim-Jateng dan memanfaatkan sistem E-STNK yang kami kembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Achmad Rizal, mahasiswa Universitas Narotama mengatakan E-STNK yang dikembangkan bersama dosennya ini berbasis android, dengan menggunakan chip wimos esp8266.

“Konsepnya, pemilik kendaraan mendaftarkan kendaraan mereka ke Polda atau Polrestabes dan mendapatkan nomor plat yang kemudian dimasukkan ke dalam server,” tutur Rizal.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Dari data yang sudah tersimpan di dalam server, lalu disalurkan ke dalam chip yang dipasangkan ke kendaraan.

“Jadi, chip yang terpasang di kendaraan itulah yang menyimpan data STNK dan bisa terbaca setelah sinkronisasi. Selain itu, ada kode unik yang hanya dipunyai pemilik kendaraan di aplikasi E-STNK di android,” terang Rizal.

Saat ini, E-STNK yang mereka buat memang masih prototipe dan masih harus dikembangkan. Meski begitu, beberapa instansi sudah mulai tertarik untuk mengaplikasikannya. Terutama dalam sistem parkir jika chip sudah bisa bekerja secara maksimal.

“Sudah ada beberapa instansi pemerintah yang tertarik dengan penerapan chip ini secara sederhana, yaitu pada sistem parkir. Setidaknya untuk membuka-tutup portal parkir secara otomatis setelah mendeteksi chip pada kendaraan,” kata Rizal.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Ia juga mengaku E-STNK ini sudah pernah dipresentasikan pada seminar di Korea Selatan dan Malaysia. Slamet dan Rizal mengaku akan segera merampungkan pengembangan E-STNK itu dan mendaftarkan hak patennya.

"Saat ini kami sudah mulai mensosialisasikan pada kepolisian dan dinas perhubungan. Karena pasti penggunaan chip ini harus memiliki payung hukum, sehingga harus dikonsultasikan dengan pakar hukum juga,” pungkas Rizal.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.