Jumat, 12 Jun 2026 14:20 WIB

Cangkang Telur Ternyata Bisa Merenyahkan Keripik Ubi, Ini Caranya

David Tjandra Nugraha menunjukkan hasil karyanya
David Tjandra Nugraha menunjukkan hasil karyanya

jatimnow.com - Cangkang telur yang termasuk limbah pangan, selama ini masih belum banyak dimanfaatkan.

Tapi ditangan David Tjandra Nugraha, mahasiswa Fakultas Teknologi Pangan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FTP UKWMS), limbah tersebut justru dapat digunakan sebagai perenyah keripik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Cangkang telur termasuk limbah pangan yang selama ini masih belum banyak dimanfaatkan. Bahkan 90% kandungan dari cangkang telur adalah kalsium, artinya bisa menjadi salah satu sumber kalsium terbaik,” terang David, Rabu (17/10/2018).

Dengan memanfaatkan cangkang telur yang didapatkan dari toko pembuat kue, pedagang martabak maupun restoran mie, David bersama teman-temannya melakukan pengekstraksian untuk mendapatkan kandungan kalsium.

Untuk proses pengekstrasian itu, dijelaskan David, terdapat beberapa langkah. Yaitu cangkang yang didapat, langsung dibersihkan dan dijemur. Setelah dirasa cukup kering, cangkang ditumbuk hingga halus dan diekstrak dengan menggunakan larutan asam klorida.

"Kemudian, dibiarkan mengendap dan menjadi bubuk halus. Nah, bubuk hasil ekstraksi itu nanti dicampur air untuk merendam ubi sebelum digoreng,'' jelasnya.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Ia mengatakan setelah dilakukan perendaman memakai ekstrak cangkang telur, keripik ubi pun hasilnya terasa renyah.

''Keripik biasa tanpa dicampur kalsium hanya bertahan 2-3 hari, lalu mlempem. Kalau setelah dicampur ini, kerenyahannya bisa bertahan selama seminggu,'' imbuhnya.

Kendala yang dialami, imbuhnya, ada pada analisa terhadap kemurnian kalsium hasil ekstraksi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Karena pemanfaatan kalsium cangkang telur untuk berbagai pengolahan pangan belum pernah ditemukan sebelumnya. Butuh waktu agak lama melakukan trial and error dalam menentukan metode analisa yang sesuai,” paparnya.

David mengklaim, penelitian yang dilakukannya itu baru pertama ada di dunia pendidikan. Sehingga pada pada 2017 ia dipercaya menjadi panitia acara International Food Conference (IFC) dan mampu meraih Juara III mahasiswa berprestasi tingkat Kopertis VII Jatim.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.