Senin, 27 Jul 2026 18:45 WIB

Cangkang Telur Ternyata Bisa Merenyahkan Keripik Ubi, Ini Caranya

David Tjandra Nugraha menunjukkan hasil karyanya
David Tjandra Nugraha menunjukkan hasil karyanya

jatimnow.com - Cangkang telur yang termasuk limbah pangan, selama ini masih belum banyak dimanfaatkan.

Tapi ditangan David Tjandra Nugraha, mahasiswa Fakultas Teknologi Pangan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FTP UKWMS), limbah tersebut justru dapat digunakan sebagai perenyah keripik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Cangkang telur termasuk limbah pangan yang selama ini masih belum banyak dimanfaatkan. Bahkan 90% kandungan dari cangkang telur adalah kalsium, artinya bisa menjadi salah satu sumber kalsium terbaik,” terang David, Rabu (17/10/2018).

Dengan memanfaatkan cangkang telur yang didapatkan dari toko pembuat kue, pedagang martabak maupun restoran mie, David bersama teman-temannya melakukan pengekstraksian untuk mendapatkan kandungan kalsium.

Untuk proses pengekstrasian itu, dijelaskan David, terdapat beberapa langkah. Yaitu cangkang yang didapat, langsung dibersihkan dan dijemur. Setelah dirasa cukup kering, cangkang ditumbuk hingga halus dan diekstrak dengan menggunakan larutan asam klorida.

"Kemudian, dibiarkan mengendap dan menjadi bubuk halus. Nah, bubuk hasil ekstraksi itu nanti dicampur air untuk merendam ubi sebelum digoreng,'' jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ia mengatakan setelah dilakukan perendaman memakai ekstrak cangkang telur, keripik ubi pun hasilnya terasa renyah.

''Keripik biasa tanpa dicampur kalsium hanya bertahan 2-3 hari, lalu mlempem. Kalau setelah dicampur ini, kerenyahannya bisa bertahan selama seminggu,'' imbuhnya.

Kendala yang dialami, imbuhnya, ada pada analisa terhadap kemurnian kalsium hasil ekstraksi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Karena pemanfaatan kalsium cangkang telur untuk berbagai pengolahan pangan belum pernah ditemukan sebelumnya. Butuh waktu agak lama melakukan trial and error dalam menentukan metode analisa yang sesuai,” paparnya.

David mengklaim, penelitian yang dilakukannya itu baru pertama ada di dunia pendidikan. Sehingga pada pada 2017 ia dipercaya menjadi panitia acara International Food Conference (IFC) dan mampu meraih Juara III mahasiswa berprestasi tingkat Kopertis VII Jatim.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.