Sabtu, 06 Jun 2026 16:40 WIB

Warga Lamongan Manfaatkan Akses Sembako Murah dari Pemprov Jatim

Antrean warga Lamongan mendapat sembako dari pasar murah Pemprov Jatim. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Antrean warga Lamongan mendapat sembako dari pasar murah Pemprov Jatim. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Kabupaten Lamongan mendapat akses sembako terjangkau melalui giat pasar murah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini digelar Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro, dalam rangka memperingati HUT ke-80 Pemprov Jatim.

Pasar murah dibuka pada beberapa titik, salah satunya di Alun-alun Lamongan. Kegiatan ini juga menindaklanjuti arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk memberi atensi meringankan beban masyarakat.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Agung Subagyo menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini juga dilaksanakan secara simultan oleh seluruh Bakorwil di Jawa Timur. 

“Ini melaksanakan arahan dari Ibu Gubernur dalam rangkaian HUT Provinsi ke-80. Selain itu, kami juga terus berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menggelar pasar murah di berbagai daerah,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

Menurut Agung, kegiatan ini tidak hanya berfungsi untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, tetapi juga sebagai bentuk stimulus ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, terutama para ibu rumah tangga. 

“Misalnya untuk komoditas telur, kita jual lebih murah hingga Rp5.000 dari harga pasaran. Begitu juga dengan beras, yang di pasaran mencapai Rp13.500 per kilogram, di pasar murah ini dijual Rp11.000 per kilogram. Kalau beli yang 5 kilogram saja, selisihnya sudah cukup terasa,” terangnya.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Selain beras dan telur, pasar murah ini juga menyediakan gula, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih, yang merupakan bahan kebutuhan utama rumah tangga. Program ini diharapkan dapat menekan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Bakorwil II Bojonegoro sendiri mendapat mandat untuk menggelar pasar murah di 8 kabupaten/kota, dengan dua titik di setiap daerah, sehingga total akan ada 16 titik pelaksanaan hingga bulan Desember mendatang.

“Harapan kami kegiatan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan harian di tengah kondisi harga bahan pokok yang fluktuatif,” katanya.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

Salah satu pengunjung pasar murah, Selfi, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibanding di pasaran.

“Tadi saya beli beras premium 5 kilogram cuma Rp73.000, padahal di pasar biasanya antara Rp75.000 sampai Rp77.000. Jadi lumayan banget selisihnya,” ujarnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.