Sabtu, 06 Jun 2026 06:01 WIB

Ansor Sebut Sikap Eri Cahyadi ke Staf Medsos Adalah Teladan Langka

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 04 Nov 2025 20:23 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Surabaya. (Foto: GP Ansor for JatimNow.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Surabaya. (Foto: GP Ansor for JatimNow.com)

jatimnow.com - Keputusan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk menunjukkan sikap humanis dengan menolak pengunduran diri salah satu anggota tim media sosialnya, Hening Dzikrillah, menuai pujian tinggi dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Surabaya.

Apresiasi ini disampaikan PC GP Ansor menyusul kabar bahwa Hening, staf tim medsos Wali Kota, mengajukan pengunduran diri setelah melakukan kekhilafan di ruang publik yang berpotensi menimbulkan polemik. Alih-alih menerima atau memberikan sanksi berat, Wali Kota Eri Cahyadi memilih mempertahankan dan memberi kesempatan kedua.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya, Achnaf Al Ashbahani, menyatakan langkah Wali Kota Eri Cahyadi adalah contoh nyata dari kepemimpinan yang mengedepankan pembinaan dan kebijaksanaan.

"Kami sangat mengapresiasi keputusan Mas Eri. Beliau menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati tidak hanya bertindak sebagai penindak atau penghukum, tetapi juga sebagai orang tua yang merangkul dan membina," ujar Achnaf.

Achnaf menilai keputusan Wali Kota ini sebagai tindakan yang langka dan patut dicontoh, terutama di tengah situasi digital saat ini di mana kekhilafan di media sosial sering kali berujung pada pemecatan dan sanksi yang berlebihan.

Baca Juga: Kunjungan Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Menurutnya, keputusan Eri Cahyadi yang viral mengandung pesan filosofis yang mendalam: bahwa setiap individu berhak atas ruang untuk perbaikan, dan seorang pemimpin wajib melihat potensi kebaikan di balik kesalahan.

"Hening yang berani mengakui kekhilafannya dan mengajukan mundur sudah menunjukkan rasa tanggung jawab. Mas Eri pun dengan kebijaksanaannya, melihat hal itu sebagai modal untuk diarahkan dan dibina, bukan dibuang. Ini adalah pemberian kesempatan emas untuk anak muda berkembang," tutur Achnaf.

Baca Juga: Foto: Parade Bunga dan Spot Light Surabaya Vaganza 2026

GP Ansor berharap langkah ini menjadi teladan bagi seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Achnaf meminta agar setiap kesalahan disikapi dengan bijak, menjadikan pembinaan sebagai prioritas utama sebelum mengambil keputusan pemutusan hubungan kerja atau sanksi berat lainnya.

Dengan apresiasi ini, GP Ansor Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program Pemerintah Kota yang berpihak pada kesejahteraan, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan, demi menjadikan Surabaya kota yang memberikan ruang bagi setiap warganya untuk berkembang dan berbenah.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.