Minggu, 07 Jun 2026 23:04 WIB

Kesempatan Terakhir! Daftar SedulurRun 2025

Indokhul Ma’mun dan Fadli Mubarok melakukan simbolis donasi buku saat kick-off SedulurRun 2025 di Surabaya, Sabtu (01/11/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Indokhul Ma’mun dan Fadli Mubarok melakukan simbolis donasi buku saat kick-off SedulurRun 2025 di Surabaya, Sabtu (01/11/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bagi komunitas lari di Surabaya dan sekitarnya, siapkan sepatu dan semangat Anda. Sebuah ajang lari amal (charity fun run) bertajuk SedulurRun 2025: Sedulur Melangkah Jadi Berkah siap digelar.

Acara 5K ini bukan sekadar mengejar personal best atau bersenang-senang, tetapi mengajak setiap pelari mengubah setiap kilometer larian menjadi donasi nyata untuk pendidikan Indonesia.

Baca Juga: Surabaya Jadi Pembuka Crystalin RunXperience 2026 pada Juli Mendatang

Digagas oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur berkolaborasi dengan Kitabisa dan SalingJaga, SedulurRun 2025 menargetkan dukungan bagi santri dan siswa kurang mampu, serta pemberdayaan guru honorer di berbagai daerah. Acara puncak dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 14 Desember 2025, di Parkir Timur Surabaya Plaza.

Sekretaris Kelembagaan BMH Jawa Timur, Indokhul Ma’mun, mengungkap urgensi tantangan pendidikan di Indonesia. Ia bilang masih banyak santri dan siswa prasejahtera yang kekurangan fasilitas belajar layak, sementara guru honorer berjuang dengan keterbatasan finansial.

“Melalui SedulurRun 2025, kami ingin mengubah kepedulian menjadi aksi nyata. Setiap langkah peserta bukan sekadar olahraga, tapi langkah menuju masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik,” tegas Ma’mun usai kick-off dari gerakan lari penuh makna ini di Surabaya, Sabtu (01/11/2025).

Ia menambahkan, inisiatif ini mengajak pelari untuk memperkuat semangat kepedulian sosial, menjadikan lari sebagai medium untuk membangun harapan bagi penerus bangsa.

“Dari kepedulian, kita melangkah bersama membangun harapan bagi santri, siswa, dan para guru honorer di pelosok negeri,” imbuhnya, memberikan alasan yang kuat bagi para pelari untuk bergabung.

Keunikan SedulurRun 2025 terletak pada integrasi antara olahraga, donasi, dan perlindungan diri. Selain kontribusi amal, setiap pelari akan otomatis mendapatkan perlindungan dari Asuransi SalingJaga Perlindungan Diri. Ini menjadi simbol semangat saling melindungi dan berbagi kebaikan antar sesama peserta.

Baca Juga: Video: 6000 Orang Sumbang Korban Bencana Dengan Berlari

Pada kesempatan yang sama, Fundraising Program & Relationship Manager Kitabisa, Fadli Mubarok, menjelaskan bahwa asuransi syariah ini mencakup dua jenis risiko bagi pelari: risiko tutup usia karena kecelakaan dan risiko biaya pengobatan di rumah sakit akibat kecelakaan.

“Selain berkontribusi membantu pendidikan bagi santri dan siswa kurang mampu, setiap peserta SedulurRun otomatis juga berkontribusi untuk saling melindungi satu sama lain melalui program asuransi syariah SalingJaga Perlindungan Diri,” ujar Fadli.

Konsep ini tentu menjadi nilai tambah yang menarik, memastikan pelari tidak hanya berkontribusi untuk orang lain, tetapi juga terlindungi selama beraktivitas.

Acara ini secara khusus dirancang untuk menarik partisipasi aktif dari komunitas lari, pelari profesional, dan publik figur. SedulurRun 2025 menjadi wadah bagi para pegiat olahraga untuk membuktikan bahwa hobi sehat mereka dapat memberikan dampak sosial yang besar.

Partisipasi ini adalah simbol bahwa setiap mileage kecil yang ditempuh mampu membawa perubahan besar bagi kehidupan orang lain. Tak sekadar menjaga kebugaran, lari Surabaya di SedulurRun 2025 adalah lari yang penuh keberkahan.

Bagi Anda yang ingin mendaftarkan diri dan turut menjadi bagian event lari dari gerakan "Lari Penuh Berkah" ini, pendaftaran sudah dibuka melalui tautan ktbs.in/sedulurrun. Setelah menyelesaikan lari, pelari juga dapat melihat langsung laporan dampak kebaikan mereka melalui platform olahraga charity, beyondthegame.id.

Dengan menggabungkan semangat lari, perlindungan, dan donasi, SedulurRun 2025 membuktikan bahwa olahraga dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, membangun fondasi pendidikan yang lebih kuat dari setiap langkah kaki pelari.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.